-
Presenter Novita Angie diancam somasi oleh pejabat karena berita gosip.
-
Ancaman tuntutan hukum disampaikan langsung saat ia sedang makan keluarga.
-
Masalah selesai kekeluargaan karena ibu mertuanya mengenal ibu pejabat tersebut.
Suara.com - Presenter senior Novita Angie membagikan pengalaman tak terlupakan yang nyaris membuatnya berurusan dengan hukum.
Tak main-main, ia pernah diancam akan disomasi oleh seorang pejabat.
Novita Angie berbagi cerita tersebut bersama Ersa Mayori beserta Ersa Mayori, Dicky Difie, dan Ate yang menjadi host acara TV.
Cerita ini berawal dari tugas Novita Angie sebagai presenter acara gosip di masa lalu.
Kala itu, ia sempat membahas kisah asmara seorang pejabat yang tengah menjalin hubungan dengan seorang model.
Siapa sangka, berita yang ia sampaikan di televisi itu berbuntut panjang.
Di mana saat sedang makan bersama keluarga, seorang pejabat datang menghampirinya.
"Aku lagi pergi makan sama keluargaku, terus tahu-tahu dia nyamperin aku sama keluarganya," kenang Novita Angie di Instagram Obrolan Tiap Waktu, Trans 7 pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Dengan nada intimidatif, pejabat tersebut langsung memulai percakapan yang membuat Novita Angie seketika ciut.
Baca Juga: Isu Polusi Udara, Wamen Bima Arya Minta Pejabat Naik Transportasi Umum
"'Kamu tahu nggak aku siapa?'" tutur Novita menirukan ucapan sang pejabat.
Setelah menyebutkan namanya, pejabat itu langsung mengkonfrontasi Novita Angie terkait acara gosip yang ia pandu.
"Kamu ngomongin saya ya kemarin?" tanya si pejabat kala itu.
Belum hilang rasa kagetnya, Novita Angie langsung dihadapkan pada sebuah ancaman serius.
Pejabat itu dengan tegas menyatakan akan menempuh jalur hukum.
"'Siap-siap aja ya, sebentar lagi saya akan tuntut. Tungguin aja surat somasinya'," ujar Novita, mengulang ancaman tersebut.
Di tengah situasi yang genting itu, keberuntungan ternyata masih berpihak padanya.
Secara kebetulan, ibu mertua Novita Angie mengenal baik ibu dari pejabat tersebut.
"Untungnya, ibu mertua gue kenal sama ibunya dia. Heeh, jadi, 'Udah ya, maaf ya, Jeng'," pungkasnya, menandakan masalah tersebut akhirnya selesai secara kekeluargaan.
Berita Terkait
-
Ketua Dewan Pers Sindir Etika Pejabat: Kalau di Jepang Menteri Gagal Mundur, di Sini Maju Terus
-
Prabowo Lantik Gubernur Papua hingga Jajaran Pimpinan LPS dan BP BUMN
-
Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Istana, Begini Sumpahnya
-
Gubernur hingga Calon Dubes Bakal Dilantik Prabowo, Datang Lebih Awal ke Istana untuk Ikut Gladi
-
Prabowo Kantongi Nama Kepala Daerah Petantang-Petenteng, KDM Ditandai
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim