-
Denada mengumumkan penjualan rumahnya di kawasan premium Bintaro.
-
Rumah berlokasi strategis dengan status SHM ini dijual dengan jujur.
-
Keputusan ini memicu spekulasi publik karena bukan pertama kalinya Denada menjual aset berharganya.
Suara.com - Kabar terbaru dari penyanyi Denada kembali mengejutkan publik. Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengumumkan penjualan sebuah rumah di kawasan premium Bintaro.
Namun, yang menjadi sorotan utama bukanlah nilai investasinya, melainkan kondisi fisik bangunan yang tampak tak terurus dan terbengkalai.
Keputusan ini sontak memicu berbagai pertanyaan, terutama karena ini bukan kali pertama Denada melepas aset berharganya.
Di balik unggahan sederhana tersebut, tersimpan sejumlah fakta menarik yang menggambarkan perjalanan hidup sang artis.
Berikut adalah lima poin penting yang perlu Anda ketahui tentang penjualan rumah Denada yang viral ini.
1. Kondisi Rumah yang Mengejutkan Publik
Alih-alih menampilkan foto properti yang kinclong dan siap huni, Denada justru menunjukkan potret yang sangat jujur.
Dalam foto yang diunggah, terlihat sebuah rumah dengan pagar hijau yang catnya sudah banyak terkelupas.
Halamannya pun tampak liar, dipenuhi tanaman rimbun yang tumbuh tak beraturan.
Baca Juga: Siapa Suami Denada Sekarang? Sang Artis Jual Rumah Kondisi Terbengkalai
Tampilan ini langsung memancing perhatian warganet, menciptakan kesan bahwa rumah tersebut telah lama ditinggalkan dan membutuhkan renovasi total sebelum bisa ditempati.
2. Di Balik Tampilan Tak Terurus, Lokasinya Super Strategis
Ironisnya, di balik fasadnya yang usang, rumah ini adalah sebuah harta karun dari segi lokasi.
Berdiri di atas tanah seluas 420 m², properti ini berada di jantung kawasan Bintaro.
Denada memaparkan keunggulannya secara rinci, sangat dekat dengan akses Pintu Tol Bintaro Sektor 3 dan Pintu Tol Veteran Tanah Kusir.
Selain itu, untuk mencapai pusat perbelanjaan seperti Bintaro Plaza hanya butuh waktu 5 menit, sementara ke Pondok Indah Mall hanya 10-15 menit.
Dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM) dan jaminan bebas banjir, rumah ini sejatinya memiliki nilai investasi yang sangat tinggi.
3. Pengakuan Jujur Denada
Satu hal yang patut diacungi jempol adalah transparansi Denada dalam menjual asetnya.
Ia tidak mencoba menutupi kondisi rumah yang sebenarnya. Dalam keterangan unggahannya, ia secara terang-terangan menulis,
"Saat ini kondisi rumah perlu renovasi jika ingin ditempati ya teman-teman."
Kejujuran ini mengonfirmasi apa yang terlihat jelas di foto dan memberikan gambaran yang jelas bagi calon pembeli bahwa mereka perlu menyiapkan dana tambahan untuk perbaikan.
4. Bukan Pertama Kali Ingin Jual Rumah
Langkah Denada menjual rumah kali ini langsung membuka memori publik akan perjuangannya beberapa tahun lalu.
Sekitar empat tahun silam, ia juga menjual beberapa properti, termasuk rumah penuh kenangan di Pejaten, Jakarta Selatan.
Saat itu, keputusan berat tersebut diambil demi membiayai pengobatan putrinya, Aisha, yang berjuang melawan penyakit di Singapura.
Situasi diperparah oleh pandemi Covid-19 yang memukul pendapatannya.
Penjualan aset menjadi satu-satunya ikhtiar untuk memastikan Aisha mendapatkan perawatan terbaik.
5. Sinyal Jual Cepat dan Spekulasi Warganet
Dalam pengumumannya, Denada menyematkan label dijual cepat, sebuah frasa yang sering kali menandakan adanya kebutuhan yang mendesak.
Hal ini memicu spekulasi di kalangan warganet. Meskipun alasan di balik penjualan kali ini belum diungkap, publik bertanya-tanya apakah ada situasi darurat lain yang sedang dihadapinya.
Beberapa warganet bahkan memberikan analisis pasar, seperti komentar seorang pengguna yang menyebutkan bahwa menjual rumah kondisi renovasi di masa sekarang bukanlah hal yang mudah.
Kisah rumah Denada di Bintaro adalah pelajaran tentang realita di balik gemerlap dunia hiburan.
Di satu sisi, ia adalah aset premium dengan potensi keuntungan besar.
Di sisi lain, ia adalah cerminan dari kebutuhan mendesak yang mungkin sedang dihadapi pemiliknya.
Keputusan jujur Denada untuk menunjukkan kondisi apa adanya, ditambah dengan jejak perjuangannya di masa lalu, mengubah transaksi jual-beli ini menjadi sebuah narasi kemanusiaan yang menyentuh.
Berita Terkait
-
Siapa Suami Denada Sekarang? Sang Artis Jual Rumah Kondisi Terbengkalai
-
Bukan Kali Pertama, Simak Lagi Alasan Denada Jual Rumahnya di Masa Lalu
-
Denada Punya Anak Berapa? Viral Jual Cepat Rumah Kondisi Terbengkalai
-
Penampakan Rumah Denada yang Mau Dijual, Lokasi Strategis tapi Kondisinya Jadi Perbincangan
-
Penampilan Denada Bikin Gofar Hilman Kebelet Dewasa Sejak Kelas 6 SD
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Sinopsis Surat untuk Masa Mudaku, Film Indonesia Original Netflix Pertama di 2026
-
Siap Tayang Lebaran 2026, Produksi Danur: The Last Chapter Dibuat Gila-gilaan
-
Perankan Aisyah di Ahlan Singapore, Rebecca Klopper Ungkap Rencana Berhijab di Masa Depan
-
Makin Menawan! 7 Potret Maternity Shoot Aurelie Moeremans di California
-
Pecah Telur! 10 Aktor Perdana Menang Golden Globe Awards
-
Sinopsis Hamnet, Film Drama Terbaik di Ajang Golden Globes 2026
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
Aulia Sarah Jadi Bidan Ketiban Sial, Film Sengkolo Petaka Satu Suro Kuras Emosi
-
Kaitan Buku Broken Strings Aurelie Moeremans dengan Isu Child Grooming yang Seret Nama Aliando
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026