Entertainment / Film
Senin, 12 Januari 2026 | 22:00 WIB
Petikan film Danur: The Last Chapter [Youtube/CGV Kreasi]
Baca 10 detik
  • The Last Chapter akan menjadi film horor pertama dari waralaba ini yang tayang di layar IMAX pada momen Lebaran 2026.
  • Proses syuting berlangsung selama sembilan bulan dengan standar visual tinggi yang diklaim melampaui film-film horor sebelumnya.
  • Film ini menjadi penutup dedikasi 10 tahun Prilly Latuconsina sebagai Risa, menampilkan transisi karakter Risa dewasa menghadapi teror yang lebih kelam.

Suara.com - MD Pictures kembali menancapkan standar tinggi dalam industri perfilman horor Indonesia.

Rumah produksi yang dipimpin oleh Manoj Punjabi ini secara resmi mengumumkan bahwa sekuel penutup dari waralaba horor tersukses di Tanah Air, Danur: The Last Chapter, akan tayang dalam format premium IMAX.

Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers peluncuran trailer dan format IMAX yang digelar di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin, 12 Januari 2026.

Film yang disutradarai oleh Awi Suryadi ini dijadwalkan rilis pada momen libur Lebaran 2026, sebuah strategi yang disebut Manoj Punjabi sebagai upaya memberikan tontonan berkualitas tinggi di waktu yang paling strategis atau Golden Date.

Standar Kualitas IMAX dan Strategi Lebaran

Manoj Punjabi menegaskan bahwa keputusan membawa Danur: The Last Chapter ke layar IMAX bukan sekadar gengsi, melainkan pembuktian kualitas produksi.

Menurutnya, pihak IMAX memiliki standar kurasi yang sangat ketat dan tidak sembarang film bisa tayang dalam format tersebut.

"Perjalanannya... kayak Anda tahu juga kalau IMAX itu namanya harus berkualitas. MD sudah membuktikan film-filmnya yang berkualitas, khususnya yang tayang di Lebaran itu pasti jagoan dari MD. Dan tahun ini, Danur: The Last Chapter adalah jagoan yang siap tayang di Lebaran," kata Manoj Punjabi di hadapan awak media.

Produser bertangan dingin ini menjanjikan pengalaman sinematik yang menyeluruh, mulai dari visual, tata suara, hingga penceritaan.

Baca Juga: 10 Tahun Setia Jadi Risa di Danur, Ini Alasan Prilly Latuconsina Tolak Banyak Tawaran Film Horor

"Kita sudah siap juga di IMAX, experience it in IMAX. Jadi kualitasnya dari gambar, dari suara, dari technical aspect, storytelling, sangat menjanjikan," tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Preetham Daniel, VP IMAX, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini terjadi karena MD Pictures memiliki rekam jejak yang selaras dengan visi IMAX dalam menyajikan konten kelas dunia.

Produksi "Gila-gilaan": Syuting Rasa Dua Film

Di balik kemegahan format IMAX yang dijanjikan, terdapat proses produksi yang sangat melelahkan. Sutradara Awi Suryadi mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai durasi syuting film ini.

Demi mencapai standar visual yang diinginkan dan memenuhi ekspektasi produser, proses pengambilan gambar memakan waktu hampir sembilan bulan dengan berbagai sesi tambahan.

"Seberat apa? Ini Bapak (Manoj) ekspektasinya terlalu tinggi! Lebih tinggi daripada harapan orangtua," canda Awi yang disambut tawa hadirin.

Load More