-
Ammar Zoni dipindah ke Lapas Nusakambangan, penjara dengan keamanan maksimum di Indonesia.
-
Nusakambangan dijuluki 'Alcatraz-nya Indonesia' karena isolasi, penjagaan ketat, dan akses terbatas.
-
Penjara ini jadi tempat bagi narapidana kelas berat dengan risiko tinggi dan kecil kemungkinan kabur.
Suara.com - Pemindahan Ammar Zoni ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, sukses menyita perhatian publik.
Penjara dengan tingkat keamanan maksimum itu sontak menjadi perbincangan hangat, terutama karena julukannya, 'Alcatraz-nya Indonesia'.
Di tengah riuhnya pemberitaan, seorang kreator konten TikTok dengan nama akun Ediyansyah mengulas alasan di balik julukan seram tersebut.
Melalui videonya, ia membedah faktor-faktor yang membuat Nusakambangan identik dengan Alcatraz, penjara paling sangar di Amerika Serikat.
Menurut Ediyansyah, julukan itu bukanlah isapan jempol belaka. Ada alasan kuat mengapa Nusakambangan dianggap sebagai benteng terakhir bagi para narapidana kelas kakap, tempat di mana harapan untuk kabur nyaris sirna.
"Jadi banyak yang bilang Nusakambangan ini tuh Alcatraz-nya Indonesia," ujar Ediyansyah mengawali penjelasan dalam video yang hadir pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Dalam videonya, Ediyansyah membeberkan setidaknya ada tiga alasan utama yang membuat Nusakambangan layak menyandang julukan seram tersebut.
Berikut ulasannya:
1. Dikelilingi Hutan Belantara dan Hewan Buas
Baca Juga: Syarat Masuk ke Nusakambangan Rumah Baru Ammar Zoni, Terbuka untuk Umum?
Alasan pertama adalah lokasinya yang sangat terisolasi. Pulau ini dikelilingi hutan lebat yang masih liar dan menjadi habitat bagi banyak satwa buas.
Kondisi alam ini menjadi benteng pertahanan alami pertama yang sangat sulit ditembus.
"Nah, yang pertama, Nusakambangan ini tuh tempatnya masih dikelilingi hutan, terus masih banyak hewan buasnya," jelasnya.
2. Penjagaan Super Ketat
Faktor kedua yang paling krusial adalah sistem keamanannya. Nusakambangan menerapkan penjagaan berlapis dengan level tertinggi di Indonesia, membuatnya hampir mustahil untuk dibobol, baik dari dalam maupun dari luar.
"Yang keduanya, ini tempat tuh bisa dibilang penjagaannya ketat banget, cuy," kata Ediyansyah.
Berita Terkait
-
Minta Sidang Tatap Muka, Ammar Zoni Janji Akan Buka-bukaan
-
Ammar Zoni Ngaku Diperas Rp300 Juta, Pengacara: Kalau Enggak Dikasih, Kasusnya Dinaikkan
-
Mau Jenguk, Pacar Ammar Zoni Ungkap Prosedur Kunjungan ke Lapas Nusakambangan
-
Dokter Kamelia Blak-blakan Cerita Awal Kedekatan dengan Ammar Zoni
-
Pihak Ammar Zoni Curiga Ada Upaya Pembungkaman, BAP tanpa Pengacara hingga Dugaan Pemerasan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan