-
Video wawancara kerja seorang pemuda yatim piatu bernama Ardiansyah viral dan membuat warganet terharu.
-
Ardiansyah bercerita hidup sebatang kara dan sering tidur di masjid atau rumah teman demi bertahan hidup.
-
HRD yang mewawancarainya langsung menerimanya bekerja setelah mendengar kisah pilu dan ketulusan hatinya.
Suara.com - Sebuah video wawancara kerja yang diunggah di media sosial menjadi viral dan sukses menguras air mata warganet.
Momen yang seharusnya berjalan formal dan kaku berubah menjadi sebuah pertemuan penuh haru ketika seorang pemuda bernama Ardiansyah menceritakan kisah hidupnya yang pilu kepada seorang staf HRD.
Video tersebut merekam sesi wawancara yang awalnya berjalan seperti biasa.
Sang HRD menanyakan data diri Ardiansyah, mulai dari alamat hingga pengalaman kerja sebelumnya.
Namun, suasana seketika berubah saat pertanyaan mengarah pada kondisi keluarganya. Dengan tatapan tegar namun kosong, Ardiansyah memberikan jawaban yang membuat sang pewawancara terdiam.
"Orang tua masih ada?" tanya HRD itu.
"Udah nggak ada," jawab Ardiansyah singkat.
Pertanyaan pun berlanjut untuk memastikan. "Bapak? Ibu?" Keduanya dijawab dengan "nggak ada."
Menyadari bahwa pemuda di hadapannya adalah seorang yatim piatu, sang HRD mulai menggali lebih dalam tentang kehidupannya. Fakta yang terungkap setelahnya semakin menyayat hati.
Baca Juga: Totalitas Minta Maaf, Pria Ini Ajak Puluhan Anak Yatim Demo di Depan Rumah Kekasihnya
Ardiansyah mengaku saat ini tidak memiliki tempat tinggal tetap.
"Kadang di masjid, ikut tidur kadang di rumah teman," ungkapnya dengan polos.
Ia menceritakan bahwa dirinya adalah anak terakhir dari empat bersaudara, namun ia merasa ditelantarkan oleh kakak-kakaknya dan harus berjuang sendirian untuk bertahan hidup.
Perjuangan hidupnya yang keras sudah ia jalani sejak kecil. Ayahnya meninggal dunia saat ia baru berusia 5 tahun, disusul oleh ibunya yang berpulang ketika ia menginjak usia 15 tahun.
Sejak saat itu, Ardiansyah harus menjadi tulang punggung bagi dirinya sendiri, hidup sebatang kara tanpa sandaran keluarga.
Puncak momen emosional dalam video terjadi ketika HRD menanyakan perihal gaji yang ia harapkan jika diterima bekerja.
Berita Terkait
-
Totalitas Minta Maaf, Pria Ini Ajak Puluhan Anak Yatim Demo di Depan Rumah Kekasihnya
-
Isu HRD Ramai-ramai Blacklist Lulusan SMAN 1 Cimarga Imbas Kasus Viral Siswa Merokok
-
Dua Tahun Berlalu, Luka Gaza Masih Membekas: Anak Yatim Pawai Kenang Orang Tua
-
Review Film Human Resource: Saat Punya Anak Bukan Lagi Hak Personal
-
Bayi yang Dibuang ke Panti Anak Yatim di Jakbar Meninggal, Sejoli Buronan Polisi Masih Santai Kerja
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit