Kisahnya tentang Codename 13, gadis berusia 17 tahun yang gagal menjalankan misi di Jepang lalu bertemu bocah yatim bernama Monji.
Pertemuan keduanya menjadi kisah perjalanan tentang kehilangan, penebusan, dan arti kemanusiaan.
Timo menyeimbangkan adegan aksi penuh adrenalin dengan drama yang menggugah empati, menjadikan film ini lebih dari sekadar tontonan laga.
3. Tembus Festival Internasional dan Netflix Global
Suara.com - Sebelum tayang di Netflix, The Shadow Strays terlebih dulu diputar di Toronto International Film Festival (TIFF) 2024.
Film ini tampil dalam program Midnight Madness yang merupakan tempat bergengsi bagi film aksi dan horor terbaik dunia.
Terbukti, tak lama setelah perilisan globalnya di Netflix, film ini langsung masuk daftar Top 10 Non-English Movies di 85 negara hanya dalam enam hari.
Pencapaian ini membuktikan besarnya animo penonton internasional terhadap film Indonesia.
4. Perpaduan Visual Keras dan Emosi Hangat
Sinematografi film ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik dari karya Timo.
Nuansa gelap, atmosfer urban Jakarta yang muram, serta detail koreografi pertarungan yang realistis berpadu dengan kehangatan hubungan antara 13 dan Monji.
Baca Juga: Daftar Nominasi Piala Citra 2025: Didominasi 2 Film Laga, Joko Anwar dan Timo Tjahjanto Saingan
5. Bukti Matangnya Sineas dan Industri Film Indonesia
Keberhasilan The Shadow Strays di FFI 2025 menunjukkan bahwa film aksi Indonesia telah memasuki fase baru.
Tak hanya mengandalkan kekerasan visual, tapi juga mampu menghadirkan kedalaman narasi dan kualitas teknis berstandar global.
Dengan 12 nominasi, Timo Tjahjanto dan timnya menandai tonggak penting bagi perfilman Indonesia di kancah internasional.
Hal ini karena dominasi The Shadow Strays di kelas mampu mengaburkan batas antara film nasional dan film dunia
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Simu Liu Bintangi Film Live-Action Sleeping Dogs Arahan Timo Tjahjanto
-
Simu Liu Umumkan Timo Tjahjanto Jadi Sutradara Film Sleeping Dogs
-
Syuting The Beekeeper 2 Selesai, Timo Tjahjanto Apresiasi Pemain dan Kru
-
3 Fakta Perubahan Proyek Bumilangit, Si Buta dari Gua Hantu Kok Jadi Film Pertama?
-
Jason Statham Kembali di The Beekeeper 2, Sutradara Timo Tjahjanto Janjikan Hal yang Lebih Liar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Belum Tayang, Film Na Willa Karya Ryan Adriandhy Diserang Buzzer Danur
-
5 Prediksi Nominasi Best Actress Oscar 2026, Bersaing Ketat!
-
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Diklaim Drama Religi yang Tak Lebay
-
5 Fakta Menarik Drakor No Tail to Tell yang Dibintangi Kim Hye Yoon
-
Bikin Panik, Pevita Pearce Salah Sangka Bunyi Token Listrik Dikira Bom
-
Resmi Cerai, Viral Ridwan Kamil Asyik Main Padel di Bali
-
Pacaran Beneran, Jerome Kurnia Ngaku Baru Ciuman dengan Nadya Arina demi Film Penerbangan Terakhir
-
Keluarga Umay Shahab Kuasai Sinemaku Pictures, Alasan Prilly Latuconsina Pamit?
-
The Equalizer 2: Ketika Masa Lalu Menjemput di Tengah Badai Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis dan Fakta Menarik In Your Radiant Season, Kisah Cinta Lee Sung Kyung dan Chae Jong Hyeop