Entertainment / Gosip
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:16 WIB
Sutradara Timo Tjahjanto menanggapi soal sutradara yang melakukan pelecehan seksual berkedok casting. [Instagram]

Suara.com - Sutradara Timo Tjahjanto turut bersuara atas kasus dugaan pelecehan seksual berkedok casting film yang menyasar anak di bawah umur.

Salah seorang netizen mulanya melontarkan pertanyaan perihal prosedur casting film yang meminta talent-nya melakukan adegan dewasa.

"Bang maaf gue mau tanya, kalau semisal di suatu film memang ada adegan hot-nya, apa pas casting memang disuruh foto-foto seksi atau peragain adegan hot ya buat seleksi?” tanya seorang netizen dengan akun @rainmer*** pada Senin (23/2/2026).

Melalui kolom komentar unggahan tersebut, sutradara film Hollywood Nobody 2 itu menjawab bagaimana proses casting yang sesuai prosedur dan standar pembuatan film profesional.

"Kagak ada gituan. Dari pertama dibilang ada adegan dewasa. Tapi kalau lo filmmaker professional loe akan: enggak casting pakai adegan dewasa itu," tulis Timo.

Kasus dugaan pelecehan dengan modus casting

Selain itu, Timo Tjahjanto juga menegaskan bahwa antara talent dan sutradara tidak terlibat komunikasi secara pribadi seperti yang dialami korban pelecehan berkedok casting yang diungkap sebelumnya.

"Pas nanti masuk ranah reading/ blocking/ prep kagak ada yang namanya japri sama sutradara always di environment transparan dan kondusif," ujar Timo.

Untuk adegan dewasa, Timo mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian Intimacy Coordinator yang bertugas menciptakan koreografi adegan intim namun tetap memastikan semua talent merasa nyaman.

"Always adakan kehadiran Intimacy Coordinator, yang proper memang perempuan dan kenapa perempuan, ya lo tahu lah," imbunya.

Baca Juga: Sutradara Terduga Pelaku Pelecehan Berkedok Casting Film Buka Suara

Pada poin yang terakhir, sutradara 45 tahun itu juga menegaskan bahwa tidak ada casting yang dilakukan anak di bawah umur seperti pengakuan korban.

"Eggak casting anak belasan taun," ucapnya.

Kasus dugaan pelecehan dengan modus casting (X/adnazraa)

Kasus dugaan pelecehan dengan modus casting

Di unggahan lainnya, sutradara film The Night Come for Us itu juga menjelaskan bagaimana industri film profesional membuat beberapa trik atau tipuan dari segi pakaian, lensa, maupun angle yang bisa membuat talent merasa nyaman.

"Filmmaking itu juga trickeries, filmmaker bijak tahu cara memakai trick tanpa harus expose blak-blakan, senyaman mungkin dan seteknis mungkin. Dari pemilihan lensa, angle dan exposure," ujarnya.

Timo bahkan blak-blakan mengatakan bahwa sutradara terduga pelaku pelecehan adalah seorang pedofil yang layak dipenjara.

"Ini bukan sutradara, ini pedofil k****l. Penjarakan!" kata Timo.

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan pengakuan seorang perempuan di bawah umur berinisial A yang diduga mengalami pelecehan seksual saat mengikuti casting film.

Korban mengaku dipaksa mengenakan pakaian terbuka dan memperagakan adegan dewasa pada saat casting.

Kontributor : Rizka Utami

Load More