-
Maria Selena dikritik karena ikut serta di Physical: Asia.
-
Ia pernah kalah lomba lari melawan penyanyi Cinta Laura.
-
Netizen menilai fisiknya tidak cocok untuk kompetisi adu kekuatan.
Suara.com - Ajang survival show 'Physical: Asia' di Netflix tak hanya menyoroti kekalahan tim Indonesia, tetapi juga pemilihan para kontingennya.
Salah satu nama dari 6 perwakilan Indonesai di Physical: Asia yang paling banyak menuai kritik pedas dari warganet adalah Maria Selena.
Pasalnya, rekam jejak atletis Puteri Indonesia 2011 itu kembali diungkit.
Publik menilai, Maria Selena tidak memiliki kapabilitas fisik yang mumpuni untuk bersaing di kompetisi seberat itu.
Penilaian ini muncul, setelah publik berkaca pada momen kekalahannya saat lomba lari melawan Cinta Laura.
Lewat unggahan TikTok @kenny_gulardi, banyak netizen yang membandingkan performa Maria Selena di acara lain, seperti turnamen olahraga selebriti yang pernah diikutinya pada 2023 lalu.
Banyak netizen mengungkit kekalahan Maria Selena dalam kompetisi lari sepanjang 100 meter dalam ajang tersebut.
Bahkan, Maria Selena bisa dikalahkan oleh Cinta Laura yang berhasil memenangkan pertandingan atletik cabang lari 100 meter di Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia (TOSI) 2023.
Sedangkan, Cinta Laura lebih dikenal sebagai seorang penyanyi dan bintang film, bukan seorang atlet lari.
Karena itu, ada pula netizen yang menilai keberadaan Maria Selena dalam acara Physical : Asia untuk mewakili Indonesia ini hanya menang gaya.
Baca Juga: Najelaa Shihab Akui Masuk Grup WA 'Mas Menteri', Tapi Kejagung Membantah, Mana yang Benar?
"Itu Maria Selena ikut lomba Raffi Ahmad aja loyo," tulis akun @jess**.
"Maria Selena lari sama Cinta Laura aja masih menang Cinta Laura," timpal akun @anakdae***.
"Maria Selena juga anj, dia beauty queen ikutan acara tersebut," cibir akun @casper**.
"Menang gaya doang, lari sprint aja kalah sama Cinta Laura dan Fanny Ghassani. Apalagi yang lebih berat," tambah @jess**.
Sebelumnya, akun TikTok yang dibanjiri komentar netizen soal Maria Selena juga mengkritik perfoma kontingen Indonesia dalam acara tersebut.
Menurut akun TikTok tersebut, Indonesia telah salah memilih perwakilannya untuk ajang Physical : Asia sejak awal.
Alih-alih mengirim atlet bulutangkis seperti Marcus Gideon atau mantan pebasket seperti Maria Selena, akun TikTok tersebut menyarankan Indonesia menonjolkan kekuatan mistisnya dalam ajang tersebut.
Akun TikTok itu pun lebih mendukung Limbad, Gus Samsudin hingga Deddy Corbuzier yang dipilih mewakili Indonesia dalam acara Physical : Asia.
"Aturan orang yang dikirim buat acara-acara begitu tuh Limbad. Stamina dan kekebalan tubuh, kurang apa Limbad? Gus Samsudin yang bisa ngedorong orang tanpa nyentuh. Master Deddy Corbuzier juga sekalian tuh biar bisa mata-matain sendok," ujar akun TikTok tersebut pada unggahannya, Selasa (28/10/2025).
Berita Terkait
-
Tim Indonesia Kalah di Physical: Asia, Tiktokers Ini Sarankan Limbad Wakili Tanah Air
-
6 Atlet Indonesia yang Siap Guncang Physical: Asia di Netflix, Ada Marcus Gideon!
-
Main Hobi Mahal dari 2018, Circle Aaliyah Massaid Bikin Ngeri: Kevin Sanjaya sampai Puteri Indonesia
-
Beruntung Banget, Maria Selena Jarang Alami Kram Perut Saat Menstruasi: Gara-Gara Olahraga Ini?
-
Profil Rino Soedarjo, Gebetan Baru Gisella Anastasia yang Pernah Kecipratan Viral Tagar Polisi Ganteng
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis