-
Fransiska Dwi Melani, bos Mecimapro, ditetapkan tersangka dan ditahan terkait dugaan penggelapan dana konser TWICE senilai puluhan miliar rupiah.
-
Kasus bermula dari kerja sama pembiayaan konser, namun upaya musyawarah tidak membuahkan hasil sehingga PT MIB menempuh jalur hukum.
-
Fransiska dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP, dan proses hukum diharapkan berjalan profesional serta transparan.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Direktur PT Melani Citra Permata atau Mecimapro, Fransiska Dwi Melani, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dan kini telah ditahan.
Sang bos promotor yang kerap mendatangkan artis K-Pop papan atas tersebut diduga terlibat dalam kasus penggelapan dana puluhan miliar rupiah milik investor, PT Media Inspirasi Bangsa (MIB), terkait penyelenggaraan konser girl group TWICE pada 23 Desember 2023 lalu di Jakarta.
Kuasa hukum PT MIB, Aldi Rizki, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari perjanjian kerja sama pembiayaan konser tersebut.
Namun dalam perjalanannya, pihak terlapor diduga melakukan penipuan serta penggelapan terhadap dana yang telah digelontorkan oleh kliennya.
"Pihak pelapor telah mencoba menyelesaikan masalah ini secara musyawarah dan kekeluargaan, namun tidak pernah mendapatkan respons positif," ujar Aldi dalam keterangan pers yang diterima awak media pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Lantaran tak ada itikad baik meski surat somasi telah dilayangkan, PT MIB akhirnya mengambil langkah hukum.
Fransiska Dwi Melani dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2025 dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/187/I/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Dia dijerat dengan dugaan Tindak Pidana Penipuan atau Perbuatan Curang dan atau Penggelapan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP.
Setelah melalui serangkaian proses penyelidikan, penyidik akhirnya menetapkan Fransiska sebagai tersangka pada September 2025 dan langsung melakukan penahanan.
"Kami mengapresiasi langkah cepat dan responsif dari penyidik dalam menangani perkara ini," kata Aldi.
Pihak kuasa hukum berharap proses ini dapat terus berjalan secara profesional dan transparan untuk memberikan kepastian hukum.
Mereka juga mengimbau agar publik menghormati proses hukum yang berlaku dan tidak menyebarkan opini menyesatkan.
Berita Terkait
-
Baru 47 Persen, Kemendag Desak Mecima Segera Refund Tiket Konser Day6
-
Pemerintah Ultimatum Penyelenggara Konser Buntut Kacaunya Konser Day6 di Indonesia
-
Promotor Umumkan Konser Xdinary Heroes di Jakarta dan Surabaya Ditunda
-
Promotor DAY6 Rilis Permintaan Maaf dan Akan Refund Dana hingga Akhir Mei
-
Beda Sikap Mecima vs JYP Entertainment usai Konser DAY6: Bak Bumi Langit
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
MKD Akan Panggil Deddy Sitorus, Tak Perlu Tunggu Reses Selesai
-
Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja
-
Makin Menegangkan! Film Fall 2: Deadpoint Siap Rilis pada September 2026
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar
-
Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan
-
Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026
-
Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo