-
Ayah Jerome Polin meninggal akibat penyumbatan gumpalan darah di usus.
-
Kondisinya kritis karena gumpalan darah lain menyumbat pembuluh darah paru-paru.
-
Keluarga merelakan kepergiannya untuk mengakhiri penderitaan yang dialami sang ayah.
Suara.com - Tabir duka dan teka-teki mengenai penyebab meninggalnya ayah Jerome Polin, Marojahan Sintong Sijabat, akhirnya terkuak.
Sang istri, Chrissie Rahmeinsa, dengan isak tangis yang tak terbendung, membagikan kronologi lengkap detik-detik terakhir suaminya dalam ibadah penghiburan yang digelar pada Sabtu, 1 November 2025 sore.
Semua berawal dari keluhan yang tampak sepele.
Pada Selasa, 28 Oktober 2025 malam, saat tengah mendampingi suaminya dalam tugas pelayanan di Batu, Chrissie menyaksikan sang suami mulai mengeluh kesakitan.
"Tiba-tiba dia merasakan perutnya seperti melilit. Tapi melilitnya enggak hilang-hilang dan terasa makin sakit gitu," ungkap Chrissie.
Karena kondisi tak kunjung membaik, mereka memutuskan ke IGD rumah sakit terdekat di Batu. Namun, karena keterbatasan alat, penyebab pasti sakitnya tidak diketahui dan almarhum hanya diberi obat antinyeri.
Mereka akhirnya dirujuk ke National Hospital Surabaya pada Rabu, 29 Oktober 2025. Hasil CT scan di sana menunjukkan adanya sumbatan di usus akibat gumpalan darah atau clot.
Operasi pun dijadwalkan pada hari Kamis. Namun, takdir berkata lain. Rabu malam, kondisi Marojahan Sijabat menurun drastis hingga harus dipindahkan ke ruang ICU.
Puncaknya terjadi pada Kamis dini hari, saat Chrissie dan Jehian yang baru saja pulang untuk mengambil pakaian, ditelepon pihak rumah sakit.
Baca Juga: Ayah Meninggal Dunia, Jerome Polin Tulis Pesan Nyesek: Pa, Siapa yang Bakal Pijit Lagi?
"Baru sampai rumah, baru mau buka pintu, tiba-tiba Jehian ditelepon oleh perawat. 'Tolong balik lagi ke rumah sakit, Papa kritis'," kenangnya pilu.
Ternyata, ditemukan clot lain yang menyumbat pembuluh darah menuju paru-paru, membuat seluruh kondisinya kritis.
Di tengah perjuangan sang ayah, Jerome Polin yang membatalkan acaranya di UGM, terus melakukan video call dari jam 3 hingga 5 pagi untuk memberi semangat sebelum terbang ke Surabaya. Namun, kondisi sang ayah tak kunjung membaik.
Momen paling menyayat hati terjadi pada Kamis sore. Melihat sang ayah yang terus bertahan dalam penderitaan, sang anak, Jehian, memohon kepada ibunya.
"'Mama harus relain Papa. Kalau Mama terus-terusan bilang seperti itu, Papa seperti mau bertahan. Lihat Ma, denyut jantung Papa terus-terusan ada tapi enggak bisa kepompa ke paru-paru. Papa menderita, Ma. Ayo Ma, relain'," ucap Chrissie menirukan perkataan anaknya.
Dengan hati yang hancur, Chrissie akhirnya membisikkan kata-kata perpisahan di telinga suaminya.
"Akhirnya, saya harus mengucapkan kata-kata perpisahan di telinga suami saya. 'Enggak apa-apa kalau Papa mau pulang duluan. Ada Tuhan menjagaku, ada anak-anak akan menjagaku. Aku mencintai Papa. Engkau akan selalu di hatiku, enggak akan ada yang bisa menggantikan'," tuturnya sambil menangis.
Tak lama setelah itu, sekitar pukul 14:30 WIB, Marojahan Sintong Sijabat mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan warisan kebaikan yang tak akan terlupakan.
Berita Terkait
-
Ibu Jerome Polin Kenang Kisah Asmara Bersama Suami: Kami Cinta Pertama saat SMA
-
Pilu, Jerome Polin Ungkap Deretan Rencana Bareng Ayah yang Kini Tinggal Kenangan
-
Duduk Sambil Berdoa, Foto Terakhir Ayah Jerome Polin Sebelum Meninggal Dunia
-
Jerome Polin Berduka: Kenang Sosok Ayah yang Penuh Kasih dan Rendah Hati
-
Jerome Polin Kenang Momen Hangat Bersama Sang Ayah: Selamat Jalan Papa
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV