Suara.com - Chrissie Rahmeinsa, ibu dari YouTuber Jerome Polin, menceritakan kisah cintanya dengan sang suami, Marojahan Sintong Sijabat, yang belum lama ini meninggal dunia akibat sakit.
Dalam acara Ibadah Penghiburan yang digelar pada Sabtu (1/11/2025), ia mengenang perjalanan panjang hubungan mereka yang penuh perjuangan dan ketulusan.
“Saya bertemu dengan suami saya, dia adalah cinta pertama saya, dan saya adalah cinta pertamanya juga,” tutur Chrissie dari video yang diunggah kanal YouTube Jehian PS pada Sabtu (1/11/2025)
Ia menjelaskan bahwa kisah cinta mereka berawal sejak duduk di bangku SMA, sejak itu keduanya memutuskan berpacaran hingga sembilan tahun lamanya.
“Kami bertemu di SMA, kami teman SMA, kami berpacaran selama sembilan tahun itu LDR karena Pak Marojahan kuliah di Malang selama empat tahun, dan setahunnya praktik di Kalimantan,” kenangnya.
Jarak yang memisahkan mereka tak menghalangi cinta yang tumbuh di antara keduanya, meski komunikasi pada masa itu sangat terbatas.
“Bapak ibu bisa bayangkan zaman itu, 30 tahun lalu itu tidak ada WA call, tidak ada chat, tidak ada apapun yang bisa langsung kita bercakap-cakap,” ujarnya.
Meski sangat memperjuangkan hubungan tersebut hingga bertahun-tahun, namun ternyata hubungan itu tidak mendapat restu dari orang tua Chrissie.
Baca Juga: Jerome Polin Berduka, Ayahnya Tutup Usia karena Komplikasi Paru dan Usus
“Kami LDR-an pakai surat-suratan, rasanya hari menerima surat tuh hari yang penuh kegembiraan, tapi hubungan kami itu tidak disetujui orang tua saya,” kata Chrissie.
Ia kemudian menjelaskan alasan mengapa hubungan mereka sempat ditentang oleh orang tuanya.
“Saya beri dua alasan lah, alasan pertama itu karena perbedaan suku,” katanya.
Selain perbedaan suku, hubungan tersebut ditentang karena orang tua khawatir calon menantunya itu tidak bisa menafkahi sang anak dengan layak karena profesinya sebagai pendeta.
“Terus yang kedua itu, ayah saya bilang menikah dengan seorang hamba Tuhan itu nanti kamu mau dikasih makan apa? mau dibacain kitab kejadian hari pertama, besoknya di kitab Mazmur,” lanjutnya sambil tertawa.
Namun semua rintangan itu tak membuat mereka menyerah hingga akhirnya mereka bersatu dalam pernikahan.
“Perjuangan sembilan tahun berpacaran itu kami lalui dengan segala hambatan, tantangan, tapi kami bisa melaluinya,” ucapnya.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Pilu, Jerome Polin Ungkap Deretan Rencana Bareng Ayah yang Kini Tinggal Kenangan
-
Duduk Sambil Berdoa, Foto Terakhir Ayah Jerome Polin Sebelum Meninggal Dunia
-
Jerome Polin Berduka: Kenang Sosok Ayah yang Penuh Kasih dan Rendah Hati
-
Jerome Polin Kenang Momen Hangat Bersama Sang Ayah: Selamat Jalan Papa
-
Ayah Meninggal Dunia, Jerome Polin Tulis Pesan Nyesek: Pa, Siapa yang Bakal Pijit Lagi?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan