-
Celine Dion menuai kontroversi setelah meluncurkan lini pakaian anak-anak CELINUNUNU yang disebut mengandung simbolisme gelap.
-
Rizal Maihendra menuding desain dan video promosi merek itu mengandung pesan demonik dan ritualistik.
-
Konten viral Rizal memicu perdebatan publik antara tudingan satanisme dan pembelaan terhadap ekspresi artistik.
Suara.com - Lini pakaian anak-anak diva pop legendaris, Celine Dion, bernama Célinununu mencuri perhatian warganet.
Namun, yang membuatnya menjadi sorotan tajam bukanlah desainnya yang unik, melainkan dugaan adanya pesan dan simbolisme gelap yang tersimpan di setiap helai kainnya.
Isu ini mengemuka di kalangan warganet Indonesia, salah satunya diangkat oleh konten kreator populer, Rizal Maihendra.
Dikenal melalui konten-kontennya yang mengupas tuntas berbagai teka-teki (riddle) dan teori konspirasi, Rizal membawa audiensnya untuk menyelami lebih dalam konsep di balik merek yang diluncurkan Celine Dion bekerja sama dengan brand anak-anak, NUNUNU.
Dalam salah satu kontennya yang viral, Rizal Maihendra menyoroti bagaimana Célinununu secara terang-terangan mengusung tema yang jauh dari citra ceria dan polos dunia anak-anak.
Alih-alih warna-warni yang ceria, koleksi ini didominasi oleh palet monokromatik hitam dan putih.
Desainnya pun tak kalah mencolok dari motif tengkorak, salib terbalik, hingga tulisan New Order yang provokatif, semuanya menghiasi pakaian untuk bayi dan anak-anak.
Rizal menjelaskan bahwa simbol-simbol ini bukan sekadar elemen desain biasa. Bagi mereka yang memahami dunia okultisme dan simbolisme, elemen-elemen tersebut memiliki makna yang sangat dalam dan sering kali dikaitkan dengan ideologi tertentu.
“Konsepnya itu demonik atau satanik,” ujar Rizal dalam videonya.
Baca Juga: Viral Lagi Konspirasi Virzha Sekarang Bukan yang Asli, Ucapan Praz Teguh Disorot
Ia merujuk pada gambar-gambar promosi yang menampilkan anak-anak dengan topeng kambing bertanduk, sebuah visual yang sangat mirip dengan ikon Baphomet, figur yang lekat dengan citra satanisme.
Lebih jauh, Rizal membedah video promosi Célinununu yang paling kontroversial.
Dalam video tersebut, Celine Dion digambarkan memasuki sebuah ruang perawatan bayi di rumah sakit.
Ia kemudian meniupkan serbuk hitam ajaib yang seketika mengubah pakaian standar bayi-bayi di sana menjadi koleksi dari mereknya. Adegan ini, menurut Rizal, bisa diinterpretasikan sebagai sebuah ritual.
“Seolah-olah pesannya itu, bayi-bayi yang baru lahir ini langsung dikasih identitas baru, dikasih seragam sebagai New Order,” paparnya.
Teori ini mengarah pada dugaan adanya agenda indoktrinasi sejak dini, sebuah konsep untuk menanamkan ideologi atau pandangan tertentu kepada generasi baru.
Berita Terkait
-
Viral Lagi Konspirasi Virzha Sekarang Bukan yang Asli, Ucapan Praz Teguh Disorot
-
Dukung Anak Tampil Percaya Diri Sejak Dini, Mulai dari Pilihan Pakaiannya!
-
Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!
-
Teori Konspirasi Timnas Lolos Piala Dunia 2026 hingga Agenda FIFA, Apakah Benar?
-
Benarkah Fogvid-24 Senjata Biologis? Fakta di Balik Kabut Tebal di AS
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik