-
Pandji Pragiwaksono kerap menuai kontroversi karena materi lawakan isu sensitif.
-
Kontroversinya menyangkut adat Toraja, hewan, ormas Islam, dan fatwa MUI.
-
Akibatnya, lawakannya sering memicu kecaman luas hingga permintaan maaf terbuka.
"Salah satu yang paling gembel tuh kucing. Kucing tuh gembel. Kerjanya ganggu kita kalau lagi makan," ucap Pandji.
Akibatnya, organisasi Garda Satwa Indonesia melayangkan surat terbuka dan memprotes keras materi tersebut karena dianggap dapat memprovokasi orang lain untuk membenci hewan jalanan.
Setelah berdialog, Pandji akhirnya mengganti judul videonya.
3. Bandingkan Ormas Besar dengan FPI (2021)
Di awal 2021, Pandji kembali menjadi sorotan tajam setelah video siniarnya viral. Dia membandingkan dua ormas Islam terbesar di Indonesia dengan FPI yang baru saja dibubarkan.
Mengutip seorang sosiolog, Pandji menyebut FPI lebih dekat dan kehadirannya dirasakan oleh masyarakat lapisan bawah dibandingkan ormas besar yang dinilainya cenderung elitis.
Pernyataan ini memicu reaksi keras dan tudingan bahwa Pandji tidak memahami sejarah dan kontribusi besar ormas-ormas tersebut bagi bangsa.
4. Singgung Khatib hingga Fatwa MUI (2019)
Pada tahun yang sama saat materi "kucing gembel" ramai, potongan video stand-up Pandji yang lain juga ikut viral dan memicu perdebatan.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Dipolisikan dan Terancam Kena Sanksi Adat Imbas Hina Toraja
Dalam materinya, dia membahas dan menirukan berbagai gaya khotbah dari para khatib (penceramah Islam).
Tidak hanya itu, dia juga sempat melontarkan kritik terhadap takbir dan mempertanyakan fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Akibatnya, materi tersebut dianggap menyinggung isu agama dan membuatnya dituduh telah menghina Islam oleh sebagian warganet.
Deretan kontroversi ini menunjukkan bagaimana materi-materi Pandji Pragiwaksono, yang seringkali tajam dan menyentuh isu sensitif, tak jarang membawanya ke dalam pusaran perdebatan publik.
Berita Terkait
-
Penghasilan YouTube Pandji Pragiwaksono, Minta Maaf Usai Dianggap Singgung Adat Toraja
-
Pandji Pragiwaksono Lulusan Apa? Minta Maaf Imbas Candaan Singgung Adat Toraja
-
Selain Minta Maaf, Pandji Pragiwaksono Siap Jalani Proses Hukum Adat di Toraja
-
Dianggap Hina Adat Toraja, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf atas Materi Stand Up 12 Tahun Lalu
-
Ini Isi Candaan Pandji Pragiwaksono yang Dianggap Hina Adat Toraja
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan