- Saphira, Nadia, dan Gaby tampilkan kisah keluarga dan karya personal lewat musik.
- Konser “Sisters In Harmony” di AEON Mall Sentul City rayakan persaudaraan dan kebersamaan.
- Acara gabungkan musik, edukasi, dan teknologi lewat kolaborasi Trisikom dan WIR Group.
Suara.com - Tiga saudari, Saphira Adya, Nadia Dari, dan Gaby Rosse membuktikan bahwa harmoni keluarga bisa menjadi sumber energi kreatif yang kuat.
Melalui proyek “Sisters In Harmony”, mereka menyalurkan kisah tentang cinta, kebersamaan, dan perjalanan musikal yang tumbuh dari rumah yang sama, namun berkembang dengan warna masing-masing.
Bagi Saphira Adya atau akrab disapa Sasha, musik adalah sarana refleksi diri. Ia dikenal lewat gaya penulisan lirik yang jujur dan personal, seperti dalam lagu Lelah, salah satu dari empat single yang telah ia rilis selain Remind Me of You, Letting You Go, dan Malam Melagu.
Lagu Lelah menjadi cermin pengalaman pribadinya sekaligus ruang aman bagi siapa pun yang pernah merasa perlu ditemani di tengah tuntutan untuk selalu tampak kuat.
“Lagu Lelah ini refleksi dari pengalaman pribadiku—tentang bagaimana kita kadang merasa harus kuat, padahal sebenarnya ingin dihibur,” ungkap Sasha. Ia melihat musik bukan hanya hiburan, tapi medium untuk jujur terhadap diri sendiri dan orang lain.
Sementara itu, Nadia Dari, sang anak tengah, dikenal sebagai sosok yang piawai menulis dan mengolah musiknya sendiri. Ia telah merilis empat single, Morning Birds, Galaksi, Di Jalan-Mu, dan Frozen in Time sebelum memperkenalkan karya terbarunya yang berjudul Jauh.
Lagu ini, menurutnya lahir dari ruang kehilangan yang sangat pribadi. Melalui lagu ini, Nadia mengajak pendengarnya untuk menyelami emosi yang tulus dan penuh kehangatan,
“Single ini memiliki makna mendalam akan rasa kehilangan, karena terinspirasi dari kenangan bersama salah satu kucing kesayangannya, Choky,” kata dia dalam rilis resminya.
Bagi Nadia, Jauh bukan sekadar kisah duka. Ia menjadikannya medium untuk mengubah kesedihan menjadi karya yang bisa dirasakan banyak orang
Baca Juga: Penonton Soraki "We Love You Vidi" di Konser Laleilmanino, Vidi Aldiano Tahan Tangis di Panggung
“Lirik dan melodi ‘Jauh’ lahir dari refleksi emosional tentang kehilangan, kerinduan, dan cinta yang tetap hidup meski terpisah jarak dan waktu,” tulisnya.
Melalui lagu itu, ia berharap pendengar menemukan ketenangan dalam mengenang orang, atau bahkan hewan yang pernah mengisi hidup mereka.
Adapun Gaby Rosse, si bungsu dalam trio ini, hadir dengan semangat muda yang merepresentasikan generasinya. Dikenal lewat persona ceria dan konten kreatifnya di Tema Indonesia, Gaby memulai debut musik melalui lagu World Around Us, lalu melanjutkan dengan Tak Searah.
Kedua lagu ini menjadi cerminan perjalanan dan pandangan khas Gen Z terhadap dunia. Sejak kecil, Gaby telah gemar bernyanyi dan sering tampil bersama kedua kakaknya.
“Dalam kesempatan ini, Gaby berharap dua single lagunya dapat disukai dan dinikmati oleh pecinta musik tanah air,” tertulis dalam pernyataannya.
Bagi ketiganya, Sisters In Harmony bukan sekadar proyek panggung, melainkan bentuk nyata hubungan keluarga yang tumbuh bersama musik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover