-
Film Ngenest terinspirasi dari pengalaman Ernest Prakasa sebagai korban perundungan sejak kecil.
-
Tayangan film membuat mantan perundungnya merasa bersalah dan mengirim pesan permintaan maaf.
-
Ernest menyadari karya seni bisa mengubah perspektif orang lain dan menyentuh sisi kemanusiaan.
Suara.com - Sutradara Ernest Prakasa mengungkap sebuah fakta mengejutkan di balik pembuatan film debutnya, "Ngenest," yang dirilis beberapa tahun silam.
Film yang diangkat dari kisah hidupnya itu rupanya meninggalkan kesan mendalam, hingga membuat para pelaku perundungan di masa lalunya merasa bersalah.
Fakta ini ia beberkan saat menjadi narasumber di program Q&A Metro TV, Minggu, 9 November 2025.
Ernest menceritakan bahwa keresahan utama yang melahirkan film tersebut adalah pengalaman pahitnya sebagai korban perisakan.
Ia mengaku sering menjadi sasaran perundungan berbasis etnis sejak ia masih kecil.
"Dari zaman kecil dibully terus, sampai gede," ungkap Ernest.
Keresahan tersebut menjadi bahan bakar utama baginya dalam berkarya, mulai dari materi stand-up comedy hingga akhirnya dituangkan dalam sebuah buku yang kemudian diadaptasi menjadi film.
Tak disangka, setelah film "Ngenest" tayang di bioskop, Ernest menerima banyak pesan pribadi dari teman-teman SMP-nya.
Pesan-pesan tersebut berisi permohonan maaf atas perlakuan mereka di masa lalu.
Baca Juga: Nama Dicatut Akun Penyebar Konten Demo, Ernest Prakasa: Gokil Cara Mainnya!
Para perundungnya baru menyadari betapa dalam dampak dari tindakan mereka setelah melihatnya di layar lebar.
"Sorry ya kalau dulu kita nge-bully, ternyata segitunya ya. Ya emang segitunya," kata Ernest, sambil menirukan isi pesan yang ia terima.
Pengalaman itu menyadarkan sutradara film "Cek Toko Sebelah" ini bahwa sebuah karya seni, bahkan yang berbalut komedi sekalipun, memiliki kekuatan besar untuk mengubah cara pandang seseorang dan menyentuh sisi kemanusiaan mereka.
"Film itu ternyata bisa memberikan perspektif baru ke orang lain," tuturnya.
Kebetulan, Ernest juga menemukan kenyamanan tersendiri saat harus berkutat dengan penggarapan naskah film.
Hingga akhirnya, ia kini benar-benar fokus penuh ke industri film bersama rumah produksi Imajinari untuk melahirkan berbagai karya layar lebar.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Pensi, Gonzaga Festival 2025 Jadi Panggung Berkelas untuk Cetak Bintang Masa Depan
-
Ernest Prakasa Dukung Usulan Anggota DPR Tak Dapat Uang Pensiun: Sungguh Tidak Masuk Akal!
-
Ernest Prakasa Dibuat Bingung, Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Guru Masih Nihil
-
2 Keberanian Menkeu Purbaya di Mata Ernest Prakasa: MBG Perlu Dievaluasi dan Ungkap Penyebab Demo
-
Ernest Prakasa Soroti 2 Hal dari Pernyataan Menkeu Purbaya, Sindir Presiden Prabowo?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Sinopsis Istri Paruh Waktu: Ketika Fira Malu Utamakan Karier Ketimbang Suami
-
7 Anime Terbaru April-Mei 2026, One Piece: Arc Elbaf hingga Marriagetoxin
-
Sinopsis The Koreans, Lee Byung Hun dan Han Ji Min Jadi Pasangan Mata-Mata Korea Utara
-
Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan
-
Sinopsis The Lord of the Rings: Shadow of the Past, Kisah Awal Hobbit dan Kematian Frodo
-
Viral Pemuda Tewas Tabrak Tiang Saat Dikejar Polisi, Kapolres Pacitan Minta Maaf
-
Teka-teki Mulai Terjawab, Ravel Entertainment Beri Kode Boyong Avenged Sevenfold ke Jakarta
-
Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings