- Pernyataan Menkeu Purbaya bikin Ernest Prakasa penasaran
- Menkeu Purbaya sebut MGB perlu dievaluasi
- Ernest Prakasa berharap kebijakan Menkeu Purbaya bawa perubahan lebih baik
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru dilantik, Purbaya Yudhi Sadewa, langsung menjadi sorotan publik lewat pernyataan-pernyataannya di depan publik.
Komika sekaligus sutradara ternama, Ernest Prakasa, menjadi salah satu figur publik yang memberikan perhatian khusus kepada argumentasi sang menteri. Ernest kemudian membagikan pandangannya terkait pemaparan Purbaya di hadapan DPR baru-baru ini.
Ia mengaku bahwa pernyataan-pernyataan Menkeu sebelumnya telah membuatnya penasaran.
"Sejak ditunjuk jadi Menkeu, statement-statament Pak Purbaya bikin dahi berkerut. Itulah kenapa saya meluangkan waktu nonton pemaparan ini," tulis Ernest di Instagram, Jumat, 12 September 2025.
Dari keseluruhan paparan tersebut, Ernest mencatat ada dua poin krusial yang menurutnya sangat menarik dan patut untuk dicermati oleh publik.
Kedua poin ini menyangkut program andalan pemerintahan baru dan analisis pemerintah terhadap gejolak sosial yang terjadi di masyarakat.
Poin pertama yang digarisbawahi oleh Ernest adalah pernyataan Purbaya mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program yang menjadi salah satu pilar utama kampanye pemerintahan Prabowo-Gibran ini disebut perlu mendapatkan evaluasi yang lebih ketat dalam implementasinya.
"Pertama, program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dievaluasi dengan lebih ketat," catat Ernest.
Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu: Harapan Baru atau Sama Saja?
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Menkeu Purbaya ingin memastikan program populis tersebut dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara berlebihan.
Sikap hati-hati ini dinilai banyak kalangan sebagai langkah awal yang realistis dalam mengelola ekspektasi publik sekaligus menjaga kesehatan fiskal negara.
Hal kedua yang tak kalah menarik perhatian Ernest adalah pandangan Purbaya mengenai penyebab demonstrasi yang sempat marak pada akhir Agustus lalu.
Secara mengejutkan, Menkeu baru ini menyebut bahwa aksi massa tersebut merupakan akibat dari rakyat yang menjadi korban dari kesalahan kebijakan pemerintah itu sendiri.
Pandangan ini sekaligus menepis narasi yang sebelumnya sempat beredar, yang mengaitkan gelombang demonstrasi dengan campur tangan atau dalang dari pihak asing.
Ernest Prakasa pun menyoroti hal ini dengan tajam dalam catatannya. "Kedua, demo tempo hari adalah akibat rakyat jadi korban kesalahan kebijakan pemerintah (Berarti bukan akibat ulah asing ya Pak? Oke sip)," tulis Ernest.
Tag
Berita Terkait
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Prospek RI
-
Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg
-
BGN Evaluasi Total! 1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV