- Aktor Reza Rahadian menghadapi dilema karena dua proyek besar, film "Keadilan (The Verdict)" dan debut penyutradaraan "Pangku", berpotensi tayang bersamaan.
- Reza menekankan relevansi sosial film "Keadilan (The Verdict)" mengenai penegakan hukum dan genre *courtroom drama* yang jarang ada di Indonesia.
- Untuk mengatasi potensi persaingan layar bioskop, Reza secara bercanda akan meminta produser Manoj Punjabi untuk berbagi jadwal penayangan kedua filmnya.
Suara.com - Aktor kenamaan Reza Rahadian kini tengah berada dalam sebuah pergulatan batin.
Hal ini disebabkan oleh dua proyek film besarnya yang berpotensi tayang bersamaan dan 'bentrok' di layar bioskop.
Film pertama adalah "Keadilan (The Verdict)", di mana ia menunjukkan kebolehannya sebagai seorang aktor.
Sementara film kedua adalah "Pangku", sebuah karya yang menandai debutnya sebagai seorang sutradara.
Di satu sisi, Reza memiliki harapan besar agar film "Keadilan (The Verdict)" dapat menjangkau audiens yang luas.
Ia merasa kisah dalam film tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial dan penegakan hukum di Indonesia saat ini.
"Kalau ditanya, saya senang sekali bisa, pertama bisa bermain di film ini. Jujur, saya pertama kali ngobrol sama Mas Yusron, salah satu hal yang membuat saya tertarik untuk bermain dalam film ini karena cerita. Cerita yang sangat relevan dengan apa yang ada di situasi kita hari ini, dan ini menjadi refleksi kita bersama," ujar Reza Rahadian di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 12 November 2025.
Reza juga menyoroti genre courtroom drama atau drama persidangan yang diusung oleh film "Keadilan", sebuah genre yang masih jarang ditemui dalam sinema Tanah Air.
"Ada satu genre, kita kalau ngomongin courtroom drama tuh mungkin tidak banyak pilihannya di film Indonesia. 'Keadilan' adalah salah satunya," papar Reza Rahadian.
Baca Juga: Adili Idola Sukses Digelar, Reza Rahadian jadi Tamu Spesial yang Ikut Roasting Fedi Nuril
Namun di sisi lain, lelaki kelahiran 5 Maret 1987 ini juga tidak ingin "Pangku" yang menjadi karya penyutradaraan perdananya kalah saing di pasaran.
Menghadapi potensi dilematis tersebut, Reza pun menanggapinya dengan sebuah kelakar cerdas.
Ia mengaku akan langsung menghubungi produser kenamaan Manoj Punjabi jika kedua filmnya benar-benar bersaing di waktu yang sama.
"Ya nanti paling kalau ketemu di bioskop, saya tinggal telepon Pak Manoj. 'Bisa kali pak, bagi-bagi layar sama gue'," gurau Reza Rahadian yang disambut tawa Manoj Punjabi.
Pada akhirnya, Reza Rahadian berharap baik "Keadilan" maupun "Pangku" sama-sama mendapat tempat di hati para penikmat bioskop Tanah Air.
Ia menggambarkannya lewat sebuah gabungan diksi cerdas yang menggambarkan kedua judul film tersebut.
Berita Terkait
-
Penonton Ketipu Perannya di Film Pangku, Fedi Nuril Langsung Kerahkan Buzzer
-
Sutradara Lee Chang-hee Jamin Reza Rahadian dan Rio Dewanto Diterima di Pasar Korea
-
Hari Pahlawan, 12 Aktor Pernah Berperan Jadi Pahlawan Nasional
-
Sosok Ketiga: Lintrik Nyaris Ditonton 300 Ribu Orang, Film Pangku Kalah Jauh?
-
Cerita Pahit Warung Kopi Pangku: Dilema Moral Ibu Tunggal dalam Film Pangku
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Antara Teror dan Tawa: Film Tiba-Tiba Setan Siap Tayang 16 April 2026
-
Peran SBY di Nama Anak Kedua AHY dan Annisa Pohan, Terinspirasi Gelar Raja Mataram
-
Nikita Mirzani Berjuang di Balik Penjara: Kasusnya di MA Ternyata Bukan Pemerasan, Tapi ITE?
-
Bocoran Frozen 3, Pernikahan Anna dan Kristoff Diduga Jadi Cerita Utama
-
Sisca Saras dan F4dli kolaborasi dengan Ayaka Yasumoto, Kenalkan Hipdut ke Jepang
-
Anya Geraldine Dikritik Habis, Foto 'Gelendotan' ke Vidi Aldiano Tak Hargai Sheila Dara
-
Lisa Mariana Jadi Teman Curhat Ria Ricis, Selalu Semangat Bahas Aisar Khaled
-
The Great Raid Masih Tayang di Netflix, Sajikan Perang Darat AS Ternekat di Filipina
-
Fakta Menarik Film Pesugihan Sate Gagak, Puncaki Tangga Netflix Hari Ini
-
Sinopsis The End of Oak Street, Film Thriller Baru Anne Hathaway