- Rio Dewanto ungkit trauma masa kecil bintangi Legenda Kelam Malin Kundang
- Faradina dapat gelar istri durhaka oleh netizen
- Film garapan Joko Anwar ini mulai tayang di bioskop 27 November 2025
Suara.com - Para bintang film "Legenda Kelam Malin Kundang" blak-blakan soal tantangan berat yang mereka hadapi dalam mendalami karakter-karakter kompleks di film terbaru garapan Come and See Pictures ini.
Dari mengungkit kembali trauma masa kecil hingga disebut istri durhaka, para pemain mencurahkan pengalaman mereka dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 17 November 2025.
Rio Dewanto, yang memerankan tokoh utama Alif, mengaku harus menggali sisi pribadinya yang paling dalam untuk menghidupkan karakter seorang lelaki yang kehilangan ingatan dan dihantui masa lalu. Menurutnya, itu adalah bagian dari totalitas seorang aktor.
"Ya kalau memang ada trauma masa kecil saya yang harus saya recall lagi, ya itu memang sudah menjadi bagian dari pekerjaan saya untuk mengeluarkan emosi itu ketika saya bermain," ungkap Rio Dewanto.
Tak kalah intens, Faradina Mufti yang berperan sebagai Nadine, istri Alif, juga merasakan kedekatan emosional dengan perannya.
Sebagai seorang ibu di kehidupan nyata, dia mengaku karakter Nadin cukup dekat dengan dirinya.
"Karakter Nadine ini juga bisa dibilang cukup dekat dengan karakter aku juga, dengan Fara yang asli, karena dia sama-sama ibu, punya anak, yang mengayomi keluarganya," ujar Faradina.
Lucunya, meski filmnya belum dia tonton, Faradina sudah mendapat "gelar" tak terduga dari penonton yang hadir di press screening.
"Istri durhaka katanya," celetuknya sambil tertawa, merujuk pada reaksi penonton terhadap karakternya.
Baca Juga: Joko Anwar Bahas Trik Produser Film Lempar Naskah ke X, Strategi Cerdas atau Sekadar Teori?
Dari 'Amak' Misterius hingga Pria 'Kepepet'
Kompleksitas peran juga dirasakan oleh para aktor pendukung. Vonny Anggraini, yang tampil memukau sebagai Amak, perempuan tua misterius yang mengaku sebagai ibu Alif, menyebut perannya sebagai tantangan besar.
"Ini tantangan banget buat saya karena di satu sisi harus jadi ibu yang benar-benar tulus, rindu sama anaknya, tapi di sisi lain juga ada sisi lain dari Amak yang ternyata, oh ternyata gitu," jelas Vonny, menggambarkan dualisme karakternya.
Sementara itu, Tony Merle yang memerankan Jamal, salah satu karakter kunci dalam misteri film, punya cara unik untuk mendeskripsikan perannya. Menurutnya, Jamal bukanlah penjahat murni, melainkan korban keadaan.
"Karakter kepepet gitu," kata Tony singkat, yang langsung disambut tawa.
Dia a juga menceritakan pengalaman lucunya saat syuting adegan lomba burung, sebuah hobi yang ternyata pernah dia geluti di masa lalu.
"Akhirnya ternyata masih bisa," kelakarnya.
Aktor asal Malaysia, Gambit, yang berperan sebagai Mamin, juga membagikan pengalaman menariknya. Ternyata, ini bukan kali pertamanya berurusan dengan legenda Malin Kundang.
"Mungkin 10 tahun kemarinnya saya juga pernah main Malin Kundang di Malaysia. Karena di Malin Kundang di Malaysia kita panggilnya Si Tanggang," ungkap Gambit, merujuk pada versi folklor yang serupa di negaranya.
Sutradara 'Colek' Terus Para Pemain
Di balik penampilan apik para aktor, ada campur tangan duo sutradara, Rafki Hidayat dan Kevin Rahardjo, yang tak kenal lelah untuk "mengganggu" para pemainnya demi hasil maksimal.
"Kita colek terus selama syuting soalnya," aku Rafki. "Kita pengin hands on banget dalam film ini. Jadi kita dibebaskan tuh untuk beneran nge-direct pemain, ada di set terus dan mungkin mereka merasa terganggu juga karena dicolek terus," tambahnya sambil bercanda.
Film "Legenda Kelam Malin Kundang" sendiri merupakan produksi ketiga dari Come and See Pictures yang diproduseri oleh Joko Anwar dan Tia Hasibuan. Film yang skenarionya ditulis oleh Joko Anwar, Aline Djayasukmana, dan Rafki Hidayat ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 27 November 2025.
Berita Terkait
-
Film Ghost in The Cell Siap Tayang Global, Masuk Pasar Negara Berbahasa Jerman
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Bangga, Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Terpilih di Berlin International Film Festival 2026
-
Ada Rio Dewanto, Sinopsis Kuyank: Petaka Cinta dan Teror di Kalimantan
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Ditinggal Kabur Istri, Agus Salim Kini Makin Sedih
-
Viral Dua Pria Diduga Tempel Stiker QR Judi Online di Pesanggrahan, Polisi Buru Pelaku
-
Baru 16 Tahun, Nabila Misha Rilis Koleksi Busana Lebaran 2026
-
Antara Mama, Cinta, dan Surga Angkat Realitas Pahit Ekspektasi Orangtua Batak
-
Mirip Tulisan di Menu Restoran, Logo Lamb of God Diganti
-
Kejar Maling Pakai Parang, Kakek Herman Jadi Tersangka, Hotman Paris Siap Membela
-
The Invincible Dragon: Duel Kung Fu vs MMA, Malam Ini di Trans TV
-
Deretan Hal Menarik di Drama Korea The Art of Sarah
-
4 Film Kuasai Box Office Indonesia Pekan Ini, Era Horor Berakhir?
-
6 Acara Ramadan 2026 di YouTube, Siap Temani Waktu Sahur dan Berbuka Puasa