- Jurnalis Suara.com berkesempatan mengikuti acara Wicked: For Good di Asia-Pasifik di Universal Studios Singapore.
- Jurnalis Suara.com bertemu langsung dengan selebriti dunia seperti Ariana Grande hingga Michelle Yeoh dan menyapa artis terkenal Indonesia, Raisa.
- Jurnalis Suara.com juga berkesempatan menjelajahi keseruan Resorts World Sentosa (RWS).
Suara.com - Musim liburan akhir tahun ini terasa berbeda di Singapura. Sebuah keajaiban baru bernama "Discover Your Good" telah menyulap Resorts World Sentosa (RWS) menjadi dunia sihir yang memesona, terinspirasi dari fenomena global, Wicked.
Pada 12 hingga 14 November 2025 kemarin, jurnalis Suara.com mendapat kesempatan eksklusif untuk menjadi saksi langsung kemeriahan ini, yang puncaknya adalah Premiere Asia-Pasifik film yang paling dinanti, Wicked: For Good.
Berikut catatan perjalanan kami selama tiga hari dua malam di negeri dongeng Oz.
Hari 1: Tiba di Surga Hiburan dan Keajaiban Gelang Ajaib
Perjalanan dimulai sesaat setelah mendarat di Bandara Changi sekitar pukul 10.45 waktu setempat.
Sambutan hangat langsung dirasakan saat seorang sopir dari pihak Resorts World Sentosa telah menunggu untuk mengantar kami ke Hotel Ora, tempat kami menginap.
Tanpa banyak waktu terbuang, petualangan pun dimulai. Tujuan pertama kami adalah Adventure Cove Waterpark, salah satu atraksi kelas dunia yang menjadi rumah bagi RWS.
Taman air ini menawarkan berbagai seluncuran air berkecepatan tinggi yang memacu adrenalin hingga pengalaman bersantai di kolam arus.
Setelah dua jam berkeliling dan menikmati makan siang, kami kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak sebelum agenda malam yang tak kalah menarik.
Baca Juga: Curhat Jon M Chu, Garap Film Wicked: For Good 5 Tahun Lebih sampai Punya 3 Anak
Pukul 19.00, kami diajak untuk menikmati santap malam mewah di Chifa!, salah satu restoran signature RWS yang menyajikan masakan Peru-Tiongkok.
Hidangan seperti sup abalon, sate scallop, hingga olahan unik mashed potato dengan daging kepiting disajikan secara fine dining, memanjakan lidah kami.
Sebelum makan malam berakhir, sebuah kejutan manis datang. Masing-masing dari kami menerima hadiah spesial yakni sebuah gelang "Yours For Good" edisi terbatas.
Ini bukan sekadar perhiasan biasa, gelang ini adalah kunci untuk membuka pengalaman tak ternilai selama perayaan "Discover Your Good" di Sentosa.
Gelang ini dirancang sebagai "jurnal perjalanan" pribadi. Pemegangnya bisa mengumpulkan charm (liontin) unik dari berbagai lokasi.
Lebih dari itu, gelang ini memberikan akses prioritas di beberapa atraksi, diskon khusus, dan keuntungan eksklusif di lebih dari 60 mitra di seluruh pulau.
Program ini berlangsung dari 10 November 2025 hingga 4 Januari 2026, mengajak setiap tamu untuk menciptakan kenangan mereka sendiri.
Malam semakin larut, namun keajaiban baru saja dimulai. Kami diajak menyaksikan pertunjukan cahaya dan suara Limitless Lights: An Ozmopolitan Display of Music & Lights di Lake of Dreams.
Instalasi megah bertema Emerald City ini berkilauan, membawa kami seolah masuk ke dalam dunia Oz.
Perjalanan berlanjut dengan menyusuri jejak sihir melalui instalasi-instalasi spektakuler yang tersebar di seluruh Sentosa Sensoryscape.
Kami seolah berjalan di Yellow Brick Road yang ikonik, yang diubah menjadi jalur bercahaya di malam hari.
Di Glow Garden, kami terpesona oleh Glinda's Bubble, sebuah gelembung raksasa tempat kami bisa berfoto, dikelilingi bunga tulip yang seolah membawa kami melihat dunia melalui mata Sang Penyihir Baik.
Tak jauh dari sana, Emerald City Express, sebuah instalasi kereta bergaya steampunk, berdiri artistik.
Puncaknya adalah Elphaba's Hat, instalasi topi ikonik Sang Penyihir Hijau setinggi sembilan meter di Lookout Loop, yang berdiri megah sebagai simbol transformasi dan pemberontakan
Seluruh instalasi magis ini dapat dinikmati pengunjung hingga 4 Januari 2026.
Meskipun ada tawaran untuk bersantai menikmati koktail di Horatio, saya memilih kembali ke hotel, menyimpan energi untuk petualangan esok hari.
Hari 2: Dari Dasar Laut Hangyodon hingga Puncak Kemegahan Premiere Wicked: For Good.
Hari kedua dimulai pukul 9.00. Usai sarapan lezat di hotel Loma, kami diajakenjelajahi Singapore Oceanarium. Selama dua jam, kami terpesona oleh keindahan ribuan biota laut.
Akuarium raksasa ini merupakan lembaga kelautan terkemuka di Asia Tenggara yang didedikasikan untuk pendidikan dan konservasi.
Kunjungan kami menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan acara "Hangyodon Marine Discovery".
Ini adalah pengalaman imersif pertama di Asia Tenggara yang merayakan ulang tahun ke-40 karakter Sanrio, Hangyodon.
Dari 28 November 2025 hingga 4 Januari 2026, pengunjung dapat menikmati instalasi lucu, merchandise eksklusif, hingga bertemu langsung dengan maskot Hangyodon.
Kami pun tak melewatkan kesempatan berfoto dengannya.
Makan siang kami bernuansa Thailand di Soi Social, di mana hidangan seperti nasi goreng khas Thailand, salad mangga dengan ikan barramundi, hingga mango sticky rice disajikan dengan cita rasa otentik.
Sore harinya, suasana berubah menjadi penuh antisipasi. Kami kembali ke hotel untuk berganti pakaian sesuai dress code pink dan hijau, warna ikonik Glinda dan Elphaba.
Kami siap menuju puncak acara, yakni Premiere Asia-Pasifik "Wicked: For Good" di Universal Studios Singapore (USS).
Sebelum acara dimulai, kami diberi waktu untuk menikmati berbagai wahana seru di USS. Kami juga menerima suvenir eksklusif berupa tas selempang, poster, dan photocard para karakter Wicked.
Sekira pukul 17.00, kami sudah bersiaga di area karpet, yang kali ini berwarna kuning, sesuai tema. Momen yang ditunggu-tunggu pun tiba.
Deretan tamu undangan spesial dari Indonesia melenggang dengan anggun, di antaranya penyanyi Raisa Andriana, aktris Patricia Gouw dan Caitlin Halderman, serta TikToker pelukis Erika Richardo.
Sekitar pukul 17.50, sorak-sorai ribuan penggemar yang telah menanti sejak siang membahana.
Para bintang utama film, Ariana Grande, Cynthia Erivo, Michelle Yeoh, dan Jeff Goldblum, bersama sutradara Jon M. Chu, akhirnya tiba.
Mereka tampil memukau dalam balutan busana mewah, menyapa para penggemar dan media dengan ramah.
Puncak acara di karpet kuning adalah upacara cap tangan (handprint ceremony), sebuah tradisi Hollywood untuk mengabadikan jejak para bintang sebagai bagian dari perayaan bersejarah ini.
Setelah itu, kami para jurnalis dan tamu undangan digiring menuju Pantages Hollywood Theatre untuk menjadi saksi penayangan perdana Wicked: For Good di Asia-Pasifik, sebelum film ini dirilis secara global di bioskop pada 20 November 2025.
Hari 3: Kreativitas di WEAVE dan Salam Perpisahan
Hari terakhir kami dimulai lebih santai. Pukul 10.00, setelah sarapan, kami diajak berkeliling WEAVE, destinasi ritel dan gaya hidup terbaru di RWS.
Di sana, kami sempat mengikuti lokakarya membuat tas DIY di store Le Petit Society.
Perjalanan kami ditutup dengan kunjungan singkat ke Harry Potter: Visions of Magic, sebuah atraksi imersif yang membawa kami seolah masuk ke dalam dunia sihir J.K. Rowling.
Sekitar pukul 13.00, perjalanan magis ini pun berakhir.
Kami dijemput sopir untuk kembali ke Bandara Changi, membawa pulang tidak hanya suvenir, tetapi juga kenangan tak terlupakan dari dunia sihir Oz yang menjadi nyata di Resorts World Sentosa.
Tag
Berita Terkait
-
Curhat Jon M Chu, Garap Film Wicked: For Good 5 Tahun Lebih sampai Punya 3 Anak
-
Detik-Detik Ariana Grande Diserang Penggemar saat Promo Film Wicked di Singapura
-
Raisa Akrab dengan Ariana Grande di Premiere Film Wicked: For Good, Bawa Oleh-Oleh Buat Zalina
-
Pulau Sentosa Disulap Jadi Negeri Oz, Singapura Hadirkan Keajaiban Wicked: For Good
-
7 Rekomendasi Film Hollywood November 2025, DariPredator: BadlandshinggaZootopia 2
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Aldi Taher Tolak Tawaran Umrah Gratis, Pilih Hadiahkan ke Marbot Masjid Stasiun Gambir
-
Virgoun Sempat Memohon pada Mertua Tunda Pernikahan Gara-Gara Kasus Inara Rusli
-
Tak Lagi Bergairah di Indonesia, Pinkan Mambo Incar Panggung Americans Got Talent dan Bayaran Rp2 M
-
Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ngaku Pernah Habiskan Rp1,8 M Demi Mirip Jisoo BLACKPINK
-
Pelanggan Sampai Disiram Air, Viralnya Burger Aldi Taher Bikin Warga Sekitar Terganggu?
-
Gigi Hadid Klarifikasi Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein
-
Ngamen di Pinggir Jalan Sepatan, Pinkan Mambo Raup Saweran Rp26 Juta dalam 3 Jam
-
Sinopsis Film Jadi Tuh Barang, Kisah Kocak Oki Rengga dari Patah Hati hingga Jadi Pawang Hujan
-
Reaksi Arya Khan Disindir Michelle Ashley Bikin Pinkan Mambo Downgrade Sampai Ngamen di Jalanan
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak