- Trans TV Selasa (18/11/2025) malam ini pukul 21.00 WIB akan menayangkan film Resident Evil: Welcome to Raccoon City.
- Film ini dibintangi Kaya Scodelario, Avan Jogia, dan Lily Gao.
- Film ini merupakan reboot waralaba film yang sebelumnya identik dengan aksi laga Milla Jovovich.
Suara.com - Trans TV Selasa (18/11/2025) malam ini pukul 21.00 WIB akan menayangkan film Resident Evil: Welcome to Raccoon City.
Sebelum Anda menonton film yang dirilis pada 2021 ini, silakan simak sinopsis berikut ini.
Ketika sutradara Johannes Roberts mengumumkan proyek Resident Evil: Welcome to Raccoon City, ia berjanji satu hal: sebuah adaptasi yang setia pada akar horor dan cerita dari game orisinalnya.
Dirilis pada 2021, film ini menjadi upaya ambisius untuk me-reboot waralaba film yang sebelumnya identik dengan aksi laga Milla Jovovich, dan mengembalikannya ke atmosfer mencekam yang membuat para gamer jatuh cinta pada tahun 90-an.
Dibintangi oleh Kaya Scodelario sebagai Claire Redfield, Avan Jogia sebagai Leon S. Kennedy, dan Lily Gao sebagai Ada Wong, film ini adalah surat cinta yang ditulis dengan indah, namun sayangnya, beberapa halamannya terasa robek.
Kembali ke Akar Horor Raccoon City
Berlatar pada tahun 1998, film ini menggabungkan plot dari dua game pertama Resident Evil menjadi satu malam yang penuh teror.
Claire Redfield (Scodelario) kembali ke kota kelahirannya, Raccoon City, untuk memperingatkan kakaknya, Chris Redfield (Robbie Amell), tentang eksperimen jahat yang dilakukan oleh Umbrella Corporation, perusahaan farmasi raksasa yang menjadi tulang punggung ekonomi kota.
Pada saat yang sama, polisi pemula Leon S. Kennedy (Jogia) memulai hari pertamanya di Raccoon Police Department (RPD) dan langsung dihadapkan pada kiamat zombi.
Baca Juga: Acts of Violence Malam Ini di Trans TV: Sajikan Pertarungan Brutal, Tetapi Cerita Dianggap Dangkal
Cerita terpecah menjadi dua lokasi ikonik: Claire dan Leon berjuang untuk bertahan hidup di tengah kepungan mayat hidup di RPD, sementara Chris dan tim S.T.A.R.S. lainnya menyelidiki Spencer Mansion yang misterius dan mematikan.
Surat Cinta untuk Penggemar Setia
Salah satu aspek yang paling menonjol dan dipuji dari Welcome to Raccoon City adalah kesetiaannya pada materi sumber.
Johannes Roberts berhasil menciptakan kembali visual dan atmosfer game dengan sangat detail.
Mulai dari desain lobi utama RPD yang ikonik hingga lorong-lorong gelap Spencer Mansion, para penggemar game akan merasakan gelombang nostalgia yang kuat.
Referensi visual, seperti truk yang menabrak gerbang kota dan adegan "itchy, tasty" yang terkenal, disajikan sebagai easter egg yang memuaskan.
Kaya Scodelario memberikan penampilan yang solid sebagai Claire, menampilkan ketangguhan dan kerentanan karakter tersebut dengan baik.
Film ini juga berhasil menangkap esensi horor bertahan hidup (survival horror) yang sering kali hilang dalam adaptasi sebelumnya.
Ketegangan dibangun melalui ruang-ruang sempit, pencahayaan minim, dan ancaman zombi yang terasa lebih lambat namun tak terhindarkan, persis seperti dalam game klasik.
Narasi Terburu-buru dan Karakter yang Dangkal
Namun, upaya ambisius untuk menggabungkan dua game besar ke dalam satu film berdurasi 107 menit menjadi pedang bermata dua.
Banyak kritikus menyoroti bagaimana plot terasa terburu-buru dan kurang mendalam.
Karakter-karakter yang dicintai seperti Leon S. Kennedy dan Ada Wong (diperankan oleh Lily Gao dalam penampilan singkat namun penting) tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk berkembang.
Karakterisasi Leon, misalnya, diubah menjadi seorang pemula yang cenderung kikuk dan menjadi bahan lelucon, sebuah interpretasi yang cukup jauh dari sosok pahlawan kompeten yang dikenal para gamer.
Akibatnya, hubungan antar karakter terasa dangkal dan perkembangan mereka terasa dipaksakan.
Keputusan untuk memadatkan dua narasi besar membuat film ini terasa seperti ringkasan cerita, bukan sebuah penceritaan yang utuh.
Putusan Akhir: Untuk Siapa Film Ini?
Resident Evil: Welcome to Raccoon City adalah sebuah film yang dibuat oleh penggemar, untuk penggemar.
Jika Anda tumbuh dewasa dengan memainkan game PlayStation orisinalnya, Anda akan menghargai setiap detail dan referensi yang disajikan.
Film ini berhasil dalam misinya untuk menjadi adaptasi yang lebih setia secara visual dan tonal dibandingkan pendahulunya.
Namun, bagi penonton umum yang mencari film horor zombi yang solid, narasi yang terfragmentasi dan pengembangan karakter yang minim mungkin akan menjadi penghalang.
Film ini terjebak di antara keinginan untuk memuaskan basis penggemar setianya dan kebutuhan untuk menyajikan cerita yang koheren bagi pendatang baru.
Pada akhirnya, Welcome to Raccoon City adalah sebuah kunjungan nostalgia yang menyenangkan namun cacat, sebuah pengingat akan potensi besar yang belum sepenuhnya tercapai.
Berita Terkait
-
Acts of Violence Malam Ini di Trans TV: Sajikan Pertarungan Brutal, Tetapi Cerita Dianggap Dangkal
-
Premium Rush: Terjepit Antara Detektif Korup dan Kiriman Rahasia, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Men in Black II: Misi Agen J dan K Hadapi Alien Seksi, Malam Ini di Trans TV
-
Review The Running Man, Ketika Reality Show Jadi Ajang Bertahan Hidup
-
The Price of Confession: Jeon Do Yeon dan Kim Go Eun Terlibat Kasus Pembunuhan, Tayang d Netflix
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Virgoun di Big Bang Festival: Cerita Last Child Nyaris Bubar, Siap Sambut 2 Dekade
-
5 Fakta Menarik Stranger Things: Tales from '85, Spin-off Versi Animasi di Netflix
-
Sinopsis Drakor Honour, Ajang Comeback Lee Na Young yang Angkat Kisah 3 Pengacara Perempuan Tangguh
-
Galang Dana buat Bencana Sumatra, Big Bang Festival Kumpulkan Rp22 Juta
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
Stranger Things Finale: Siapa Saja Korban Tewas dan Apa yang Terjadi dengan Eleven?
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Devano Danendra Resmi Buang Nama Belakang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Penjelasan Ending Stranger Things 5 Finale, Jawab Misteri Paling Besar