-
Film “Legenda Kelam Malin Kundang” menghadirkan reinterpretasi gelap dan psikologis dari legenda klasik dengan fokus pada trauma keluarga, bukan sekadar dongeng kutukan.
-
Kekuatan utama film terletak pada ketegangan, scoring yang memukau, serta akting solid para pemain, terutama Rio Dewanto dan Vonny Anggraini.
-
Meski punya sedikit kekurangan pada pendalaman karakter ibu, film ini tetap tampil cerdas, intens, dan menarik bagi penggemar horor psikologis.
Suara.com - Jika mendengar kata "Malin Kundang", memori kita pasti langsung tertuju pada dongeng masa kecil tentang anak durhaka yang dikutuk menjadi batu di Pantai Air Manis.
Namun, buang jauh-jauh ekspektasi sederhana itu saat menonton film terbaru besutan Come and See Pictures, "Legenda Kelam Malin Kundang".
Film ini bukan sekadar visualisasi dongeng pengantar tidur, melainkan sebuah psychological thriller yang menguliti trauma keluarga dengan cara yang brutal dan elegan.
Bagi kamu penggemar horor yang menuntut mikir keras, film ini adalah santapan lezat. Berikut ulasan selengkapnya.
Sebelum masuk ke ulasan mendalam, mari kita bedah sedikit premisnya. Cerita berfokus pada Alif (Rio Dewanto), seorang seniman lukis mikro yang sukses namun tertutup.
Kehidupannya yang tenang bersama sang istri, Nadine (Faradina Mufti), dan anak mereka, Emir (Jordan Omar), terguncang hebat setelah Alif mengalami kecelakaan mobil fatal. Insiden tersebut merenggut sebagian ingatan Alif.
Di tengah proses pemulihan, Alif dikejutkan oleh kedatangan ibunya, Amak (Vonny Anggraini), dari kampung halaman setelah 18 tahun tanpa kabar.
Masalahnya, Alif tidak mengenali perempuan tersebut. Meski ada rasa rindu, namun instingnya menolak. Alif mulai curiga bahwa perempuan tua yang tampak manis itu bukanlah ibunya, melainkan sosok asing dengan niat jahat.
Film ini diproduseri dan ditulis naskahnya oleh Joko Anwar, dengan kursi sutradara diduduki oleh duet Kevin Rahardjo & Rafki Hidayat.
Baca Juga: Dapat 'Ilham dari Langit', Fedi Nuril Kembali Pakai Celak Mata di FFI 2025
Mengusung genre psychological horror, film yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 27 November 2025 mendatang ini sudah menjadi perbincangan sejak penayangan perdananya.
Awal yang Menegangkan dan Scoring "Juara"
Sejak menit pertama layar dibuka, penonton tidak diberi napas. Adegan kecelakaan yang menimpa Alif dieksekusi dengan sangat intens, langsung mematok standar ketegangan yang tinggi.
Awalnya, penonton mungkin mengira konflik utamanya "hanya" seputar Alif yang mengalami hilang ingatan jangka pendek (short-term memory loss).
Namun, seiring durasi berjalan, lapisan misteri yang dikupas ternyata jauh lebih kompleks dari sekadar amnesia.
Salah satu elemen yang patut diacungi jempol adalah departemen suara. Scoring musik dari awal hingga akhir dirancang penuh ketegangan.
Berita Terkait
-
Reaksi Prilly Latuconsina Dituduh Menangkan Omara Esteghlal di FFI 2025
-
Review Film Keadilan: Cerita Solid, Eksekusi Setengah Matang
-
Top 5 Serial Netflix Hari Ini: Drama Korea Mendominasi, Serial Indonesia Bertengger di Tiga Besar
-
Film Dukun Magang: Ketika Logika Mahasiswa Skeptis Terpaksa Berguru pada Ilmu Gaib
-
Sinopsis The Hunger Games: Sunrise on the Reaping, Ungkap Asal-usul Haymitch Abernathy
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Annette Edoarda Tegang Selama Syuting Film Horor Songko di Tomohon
-
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan Gara-Gara Video Orangtua Pangku Bayi, Ini Fakta Sebenarnya
-
Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran
-
Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok
-
Dihujani Hujatan usai Balik Jadi Perempuan, Lucinta Luna Bela Diri: Ini Kebahagiaanku!
-
Diundang Jadi Penutup Marapthon, Reaksi Aldi Taher Bikin Reza Arap Geleng-Geleng
-
Setelah Ramai Dihujat Ingin Jual Rumah, Okin Kini Pilih Berdamai dengan Rachel Vennya
-
Retribution: Teror Bom di Balik Kemudi Liam Neeson, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis My Royal Nemesis, Lim Ji Yeon Dirasuki Roh Penjahat Legendaris dari Joseon
-
Asal-usul Kuntilanak Terungkap! Sinopsis Mangkujiwo 2 yang Tayang Malam Ini di ANTV