- Sutradara Nia Dinata mengumumkan bahwa ia akan menggarap sekuel film fenomenalnya, "Berbagi Suami 2.0", yang direncanakan tayang pada tahun depan
- Film pertama tahun 2006 memiliki beberapa fakta menarik, seperti menu bebek fiktif di warung Koh Abun, cerita poligami yang diangkat dari kisah nyata sopir produksi, dan debut akting Asmara Abigail
- Film "Berbagi Suami" juga menjadi momen penting yang menjadi pijakan awal karier cemerlang bagi Atiqah Hasiholan setelah ia mengirimkan portofolio ke kantor Nia Dinata
Suara.com - Sutradara Nia Dinata bersiap menggarap sekuel film fenomenalnya, "Berbagi Suami 2.0", yang rencananya akan tayang tahun depan.
Sambil mempersiapkan proyek baru tersebut, Nia Dinata mengajak para penggemar untuk bernostalgia dengan mengungkap sejumlah fakta menarik di balik layar film pertamanya yang rilis pada 2006.
Fakta-fakta ini dibagikan langsung oleh sutradara berusia 56 tahun itu saat ditemui tim Suara.com di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, pada Rabu (19/11/2025).
Berikut adalah 5 fakta menarik dari film "Berbagi Suami" (2006):
1. Menu Bebek Fiktif di Warung Koh Abun
Salah satu latar yang paling diingat penonton adalah warung makan milik Koh Abun (Tio Pakusadewo) dengan menu bebeknya yang khas. Ternyata, hidangan tersebut hanyalah rekayasa untuk kebutuhan syuting.
"Satu, kita syuting di warung Koh Abun... itu semua nanya, 'Kok kita ke sana enggak ada bebeknya?' Karena memang bebeknya itu set... restoran beneran, tapi tidak ada menu bebek. Menu bebeknya itu pura-pura, kita bikin, gitu," ungkap Nia Dinata.
2. Debut Tak Terduga Asmara Abigail
Lokasi syuting untuk adegan berkuda karakter Salma ternyata adalah rumah asli dari aktris Asmara Abigail. Kehadirannya di lokasi syuting secara kebetulan membawanya mendapatkan peran pertama di film tersebut.
Baca Juga: Remake Berbagi Suami Sedang Disiapkan, Masih Tentang Sudut Pandang Perempuan
"Syuting Berbagi Suami itu banyak melakukan di tempat berkuda ya, di ceritanya Salma, itu adalah rumah Asmara Abigail. Dan Asmara Abigail pertama kali main film di situ karena dia ada lagi naik kuda," jelasnya.
3. Awal Karier Atiqah Hasiholan
Film ini juga menjadi pijakan awal bagi karier cemerlang Atiqah Hasiholan.
Nia Dinata menceritakan, Atiqah Hasiholan yang kala itu baru lulus kuliah, mengirimkan portofolio ke kantornya dan langsung menarik perhatiannya.
"Waktu itu ada seorang aktor yang baru lulus kuliah mengirimkan portofolionya ke kantor aku... saya kemudian lihat dia berbakat sekali. Dialah Atiqah Hasiholan," kenang Nia.
4. Cerita Poligami Diangkat dari Kisah Nyata
Tag
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perankan Aisyah di Ahlan Singapore, Rebecca Klopper Ungkap Rencana Berhijab di Masa Depan
-
Makin Menawan! 7 Potret Maternity Shoot Aurelie Moeremans di California
-
Pecah Telur! 10 Aktor Perdana Menang Golden Globe Awards
-
Sinopsis Hamnet, Film Drama Terbaik di Ajang Golden Globes 2026
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
Aulia Sarah Jadi Bidan Ketiban Sial, Film Sengkolo Petaka Satu Suro Kuras Emosi
-
Kaitan Buku Broken Strings Aurelie Moeremans dengan Isu Child Grooming yang Seret Nama Aliando
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026
-
Killerman: Liam Hemsworth Jadi Pencuci Uang Amnesia dan Diburu Polisi Korup, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Tarung Sarung di Vidio: Pertarungan Harga Diri dan Cinta dalam Tradisi Budaya