Entertainment / Film
Rabu, 19 November 2025 | 21:15 WIB
Trailer Berbagi Suami [Youtube]
Baca 10 detik
  • Berbagi Suami akan diputar di Cinémathèque Paris
  • Nia Dinata tengah menyiapkan remake Berbagi Suami
  • Berbagi Suami 2.0 direncanakan tayang tahun depan

Suara.com - Berbagi Suami menjadi film fenomenal di era 2000-an. Disutradarai Nia Dinata, film yang rilis pada 2006 ini mengangkat tema poligami dari tiga cerita berbeda.

Kini, hampir 20 tahun hadir, Berbagi Suami akan diputar di Cinémathèque Paris, sebuah organisasi nirlaba film yang didirikan pada 1936 di Paris, yang menyimpan koleksi arsip film terbesar di dunia. Berbagi Suami menjadi satu diantara tiga film Indonesia yang diputar dalam program 'Panorama of Indonesia.'

"Film ini akan diputar 10 Desember. Aku senang banget karena Cinémathèque Paris punya gedung yang modern padahal sudah ada sejak 1926 kalau nggak salah," kata Nia Dinata dalam bincang sore di Matraman, Jakarta Pusat pada Rabu, 19 November 2025.

Nia Dinata nyatanya tak hanya membawa kabar baik dari Berbagi Suami yang akan terbang ke Paris.

Kabar baik lainnya, Berbagi Suami akan di-remake.

"(Acara) Itu yang men-trigger saya untuk menulis Berbagi Suami 2.0," terang Nia Dinata.

Lantas, akan seperti apa film Berbagi Suami 2.0?

Berbagi Suami 2 hadirkan cerita baru

Nia Dinata menerangkan, film terbarunya ini bukan merupakan sekuel. Sehingga, mereka yang belum menyaksikan film Berbagi Suami tidak akan kebingungan.

Baca Juga: Sinopsis Burning Night, Drama China Terbaru Wang Yu Wen di Youku

"Makanya kita mikirnya ini 2.0. karena orang yang enggak mesti punya 1.0-nya juga bisa langsung paham dengan si 2.0 ini, gitu kan," terang Nia Dinata.

Inti cerita Berbagi Suami 2006 tetap ada

Walaupun Nia Dinata menyebut akan ada cerita baru dalam remake Berbagi Suami, sang sineas tetap akan mempertahan inti cerita, sudut pandang perempuan.

Di mana dalam film Berbagi Suami 2006, ada tiga perempuan yang dipoligami. Mereka bisa menjadi representasi generasi.

Pertama ada Jajang C. Noer, yang berperan sebagai Salma. Dia adalah representasi perempuan awal menopause.

Salma merupakan istri dari Pak Haji Ali Imron (El Manik). Ali memiliki banyak istri diantaranya Indri (Nungki Kusumastuti) Ima (Atiqah Hasiholan) hingga Laudya Cynthia Bella.

Perempuan kedua adalah Shanty yang berperan sebagai Siti. Perempuan berusia produktif yang dinikahi Pak Lik (Lukman Sardi).

Sama seperti Ali, Lik juga memiliki banyak istri seperti Sri (Ria Irawan) dan Dwi (Rieke Diah Pitaloka).

Serta yang terakhir adalah Ming (Dominique). Dia adalah gadis 19 tahun yang bekerja di restoran bebek Koh Abun (Tio Pakusadewo).

Nia Dinata menerangkan, "kalau kita bisa kasih payung, sebenarnya dia (perempuan) melalui tiga fase kehidupan."

Dimulai dari Ming yang disebut Nia Dinata 'baru meletek', Siti di usia 30-an dan disebut 'sedang ranum-ranumnya', serta Salma yang pada usia 50 tahun telah melewati berbagai macam pengalaman hidup.

"Kita melihat perempuan dari usia yang Gen Z, yang late millennials, dan Gen X tadi. Di dalam film yang 2.0 nanti juga, gitu," tutur Nia Dinata merangkum.

Proses pembuatan film Berbagi Suami 2.0

Proses penggarapan baru pada tahap penyelesaian draft skenario. Siapa saja pemainnya, Nia masih menutup rapat mulutnya.

"Castnya masih rahasia. Nanti kita bisa ngobrol-ngobrol lagi ya, tahun depan, ya," terang Nia Dinata.

Load More