- Musisi rock kondang Alexander Theodore Lamoh, atau Ecky Lamoh, meninggal dunia di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
- Ecky Lamoh dikenal sebagai mantan vokalis grup rock ternama Elpamas dan Edane.
- Karier musiknya meliputi keterlibatan dalam Elpamas sejak 1986, membentuk Edane bersama Eet Sjahranie pada 1989, dan proyek Forum 1993.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti kancah musik nasional. Alexander Theodore Lamoh, musisi rock kondang yang dikenal dengan nama panggung Ecky Lamoh, dikabarkan meninggal dunia di Yogyakarta pada Minggu (30/11) dini hari.
Alexander Theodore Lamoh, mantan vokalis grup rock ternama Elpamas dan Edane, dinyatakan wafat pada usia 64 tahun.
Berdasarkan informasi dari sang anak, Pohachie Ariani, Ecky Lamoh menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito.
Detak jantung Ecky Lamoh berhenti pada pukul 02.11 WIB, dan berselang empat menit kemudian, tim medis resmi menyatakan kematiannya pada pukul 02.15 WIB.
Jenazah saat ini disemayamkan di Rumah Duka RS. Panti Rapih Yogyakarta, sementara pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi penghormatan terakhir.
Ecky Lamoh dikenal sebagai salah satu vokalis rock paling disegani di Indonesia, berkat teknik suara yang tinggi, serak, dan penuh energi yang menjadi ciri khasnya.
Profil Ecky Lamoh
Alexander Theodore Lamoh lahir di Jakarta pada 13 Juli 1961. Nama panggilan "Ecky" atau "Eki" berasal dari panggilan sayang keluarga (Leki), sementara Lamoh adalah marga leluhurnya yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.
Awal Karier dan Teater
Baca Juga: Once Mekel Berduka, Ayah Mertua Sekaligus Musisi Senior Totok Sardjan Wafat
Bakat musik Ecky Lamoh pertama kali ditemukan oleh sang nenek, Tora Fischer. Meskipun sang nenek menganjurkan musik klasik, Ecky justru memilih jalur Blues yang berkembang ke Hard Rock and Roll.
- Aktor Cilik: Pada tahun 1973, di usia 12 tahun, Ecky sempat terjun ke dunia akting berkat bantuan sahabat ayahnya, Leo Fiolle. Ia mendapat peran sebagai tokoh Kadir kecil dalam film “Pencopet” yang dibintangi Sophan Sophian dan Widyawati.
- Aktivitas Teater: Antara tahun 1980 hingga 1983, Ecky bergabung dengan Teater September pimpinan Ali Shahab. Ia sempat berperan sebagai Romli dalam komedi Betawi berjudul Juragan Sulaiman.
Puncak Karier Musik Rock (Elpamas dan Edane)
Karier musik rock Ecky Lamoh mulai terlihat jelas pada pertengahan 1980-an.
- Bergabung dengan Elpamas: Pada pertengahan 1986, Ecky bergabung dengan grup rock asal Pandaan, Jawa Timur, Elpamas, dan bertahan hingga 1988. Ia kembali bergabung dengan Elpamas pada 1994 dan menghasilkan album BOSS (Rock and Roll), di mana salah satu lagunya, MELANCHOLY BLUES, menjadi lagu blues berbahasa Inggris pertama di Indonesia yang tercatat di YKCI.
- Membentuk Edane: Di tahun yang sama (1986-1988), Ecky bergabung bersama musisi legendaris Ekki Soekarno dalam Kharisma Indonesia, yang mempertemukannya dengan gitaris Eet Sjahranie. Pertemuan ini melahirkan band EDANE pada 1989. EDANE, yang dikenal sebagai pelopor Hard Rock and Roll Indonesia, awalnya merupakan proyek duo antara Ecky Lamoh dan Eet Sjahranie (E & E). Meskipun Ecky dan Eet hanya bertahan untuk satu album, hits mereka seperti Ikuti dan The Beast menjadi sangat ikonik.
- Proyek Lain: Di sela-sela karier rock-nya, Ecky juga sempat bergabung dalam grup Forum (1993) bersama musisi-musisi papan atas Indonesia lainnya seperti Erwin Gutawa, Vina Panduwinata, KLa Project, dan Ahmad Albar.
Ecky Lamoh dikenang sebagai salah satu pilar penting yang membentuk wajah musik rock keras di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat