- Film debut Edy Khemod, Operasi Pesta Pora, terinspirasi dari fenomena "mospet" (moshing copet) yang sering terjadi di konser bandnya, Seringai.
- Film ini akan bergenre komedi aksi/heist yang menceritakan komplotan copet beraksi di tengah festival musik sungguhan.
- Diproduksi oleh Imajinari dan dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Kristo Immanuel, film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026.
Suara.com - Drummer band Seringai yang kini merambah dunia penyutradaraan film panjang, Edy Khemod, mengungkap fakta menarik di balik ide cerita film debutnya, Operasi Pesta Pora.
Dalam sesi diskusi di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada Senin, 1 Desember 2025, dia menyebut film ini lahir dari keresahan pribadinya terhadap sindikat pencopetan yang kerap meneror konser musik.
Lelaki yang sudah malang melintang menyutradarai video klip ini menyoroti modus operandi yang dia sebut sebagai "mospet" atau moshing copet.
Menurutnya, batas antara keriuhan penonton dan aksi kriminal di area mosh pit sangat tipis, bahkan hampir pasti terjadi setiap kali Seringai manggung.
Situasi ini kerap memaksa vokalisnya, Arian, untuk memberikan peringatan keras dari atas panggung agar penonton waspada terhadap orang yang pura-pura moshing sambil mencopet.
"Bahkan kita di atas panggung kayak Arian, vokalis gue, selalu menganjurkan waspada, ada mospet. Pura-pura moshing sambil nyopet," kata Khemod.
Rasa penasaran Khemod semakin memuncak saat mendapati laporan kasus pencopetan di konsernya di Solo.
Ternyata, para pelaku merupakan komplotan terorganisir yang sengaja datang jauh-jauh dari Jakarta.
Fakta ini menggelitik imajinasinya tentang profil para pelaku, apakah mereka murni kriminal yang meriset budaya konser atau justru bagian dari skena musik itu sendiri yang terdesak kebutuhan ekonomi.
Baca Juga: Curahan Hati Edy Khemod Seringai Ditinggal Ricky Siahaan: Tidak Pernah Kehilangan yang Sedekat Ini
"Gua jadi bertanya, ini mereka seniat itu? Apakah mereka anak skena butuh duit, atau copet yang belajar skena? Bisa saja dia datang pakai baju Seringai," tuturnya heran.
Berangkat dari pertanyaan "what if" tersebut, Khemod memutuskan untuk mengembangkan premis pencurian besar (heist) di tengah festival musik.
Pengalamannya sebagai show director festival musik memberinya kepercayaan diri untuk memproduksi film ini dengan latar festival sungguhan agar visual yang dihasilkan terasa realistis dan dekat dengan penonton.
"Gue ngebayangin kayaknya ini something doable. Gue bisa bikin syuting di festival beneran, membuat adegan seakan-akan beneran karena gua ada di dua dunianya," tegas Khemod.
Adapun Operasi Pesta Pora diproduksi di bawah naungan rumah produksi Imajinari dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026.
Film yang memadukan unsur komedi dan aksi kriminal ini menggandeng sederet bintang muda seperti Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba sebagai pemeran utama.
Ceritanya sendiri akan fokus pada aksi nekat sekelompok copet yang menargetkan keramaian festival musik Pesta Pora sebagai lokasi operasi terbesar mereka.
Berita Terkait
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar
-
Suarakan Perdamaian, Seringai Tarik Lagunya di Spotify
-
Siapkan Album Baru, Seringai Pakai Additional Player di Posisi Gitar
-
Album Baru Lagi Disiapkan Dirilis, Tapi Masa Depan Seringai Belum Ditentukan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Warga Depok Harus Bangga, Studio Ilustrasi di Sana Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix
-
Mata Batin 2: Teror Arwah Darmah dan Rahasia Kelam di Panti Asuhan, Malam Ini di ANTV
-
Rambo: Last Blood: John Rambo Hadapi Kartel Narkoba Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Mocca hingga Harvey Malaiholo Bius Penonton Java Jazz 2026, Simak Momen Epik yang Bikin Baper!
-
Kronologi Suami Bunga Zainal Tertipu Rp2,3 Miliar: Modus 'Double Date' Berujung Cek Kosong