Entertainment / Gosip
Selasa, 11 November 2025 | 16:12 WIB
Ricky Siahaan [Instagram/ricky siahaan]
Baca 10 detik
  • Edy Khemod merasakan kehilangan mendalam atas kepergian sahabat dan gitaris Seringai, Ricky Siahaan.

  • Kehadiran Ricky ternyata memengaruhi banyak keputusan besar hidup Edy tanpa ia sadari.

  • Edy kini merasakan rindu dan kekosongan yang belum pernah ia alami sebelumnya.

Suara.com - Kehilangan seorang sahabat untuk selamanya meninggalkan luka mendalam bagi drumer Seringai, Edy Khemod.

Dalam sebuah perbincangan, lelaki bernama asli Edy Susanto ini mencurahkan perasaannya setelah ditinggal oleh gitaris sekaligus sahabat karibnya, Ricky Siahaan.

Saat ditanya mengenai kondisinya saat ini, Khemod mengaku bahwa kata "baik-baik saja" bukanlah kata yang tepat.

Baginya, ini adalah sebuah kenyataan pahit yang harus ia jalani setiap hari.

"Kayaknya I have to live with it (aku harus hidup dengan itu) aja, gitu," ujar Khemod dalam program GreenHouse Podcast, Senin, 10 November 2025.

Ia mengaku tidak pernah merasakan kehilangan yang begitu dekat dan berdampak besar dalam hidupnya sebelumnya.

"Gua tuh tidak pernah kehilangan yang sedekat ini ternyata," tuturnya.

Setelah kepergian Ricky, Khemod baru menyadari betapa besar peran sahabatnya itu dalam berbagai keputusan besar di hidupnya, bahkan tanpa ia sadari.

"Hidup gue tuh tanpa gue sadari berputar di sekitar Ricky," ungkapnya dengan nada sendu.

Baca Juga: Vokalis Seringai Desain Ulang Nisan Ricky Siahaan, Ada Maskot Black Sabbath

Salah satu contohnya adalah keputusannya untuk memindahkan keluarganya ke Jakarta, yang ternyata secara tidak langsung didasari oleh aktivitasnya bersama Seringai, di mana Ricky adalah bagian tak terpisahkan.

Momen-momen inilah yang membuatnya merasakan kekosongan yang nyata, sebuah perasaan rindu yang belum pernah ia alami sebelumnya.

"Ternyata rasa kangennya kayak gini ya. Itu yang nggak pernah gue rasain sebelumnya," pungkas Edy Khemod.

Load More