- Laboratorium Digital Forensik adalah fasilitas teknis canggih (Polri) yang bertugas mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis, dan melestarikan bukti digital dari berbagai perangkat elektronik (server, laptop, CCTV, HP).
- Dalam kasus Inara Rusli, Lab Forensik Bareskrim membedah rekaman CCTV dan bukti digital lain untuk memastikan keaslian dan menggali informasi tersembunyi.
- Proses analisis dilakukan dengan metode ilmiah ketat seperti disk imaging atau kloning data untuk menjaga integritas bukti asli, yang hasilnya menjadi alat bukti legal yang kuat di pengadilan.
Suara.com - Perkembangan kasus dugaan perzinaan yang menyeret nama selebritas Inara Rusli kini memasuki tahap penyidikan yang lebih serius dan teknis.
Kasus yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa, istri sah dari Insanul Fahmi, tidak hanya berhenti pada pemeriksaan saksi, namun kini melibatkan teknologi tingkat tinggi untuk pembuktian.
Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya telah mengambil langkah strategis dengan mengirimkan sejumlah barang bukti krusial ke fasilitas khusus untuk diteliti lebih dalam.
Barang bukti utama yang menjadi sorotan adalah rekaman CCTV yang diduga merekam aktivitas Inara Rusli dan Insanul Fahmi.
Guna memastikan keaslian dan menggali informasi tersembunyi dari rekaman tersebut, penyidik resmi melimpahkannya ke Laboratorium Digital Forensik Bareskrim Mabes Polri.
Selain rekaman visual, bukti dokumen fisik seperti buku nikah dan satu lembar Kartu Keluarga yang diserahkan pelapor juga turut menjadi materi pemeriksaan.
"Iya pelapor dan saksi sudah diminta keterangan, serta menyerahkan barang bukti. Penyidik akan mengirim barang bukti ke lab digital forensik Bareskrim," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Langkah ini memancing rasa ingin tahu publik mengenai fasilitas yang disebut sebagai Laboratorium Digital Forensik.
Bagi masyarakat awam, istilah ini mungkin terdengar asing atau hanya sering muncul dalam film bertema spionase dan detektif.
Baca Juga: Rekaman CCTV hingga Buku Nikah Dikirim ke Labfor, Laporan Perzinahan Inara Rusli Masuk Babak Krusial
Lantas, apa sebenarnya Laboratorium Digital Forensik itu dan seberapa vital perannya dalam kasus seperti yang dialami Inara Rusli?
Secara definisi teknis, laboratorium digital forensik adalah sebuah fasilitas khusus yang didesain dengan standar keamanan tinggi serta dilengkapi dengan perangkat keras dan perangkat lunak mutakhir.
Fasilitas ini dioperasikan oleh tenaga ahli yang memiliki kompetensi khusus untuk melakukan identifikasi, pengumpulan, analisis, hingga pelestarian bukti digital yang berasal dari berbagai perangkat elektronik, mulai dari peladen (server), komputer jinjing (laptop), hingga telepon seluler.
Proses yang dilakukan di dalam laboratorium ini bukan sekadar menonton ulang rekaman video. Segala aktivitas di dalamnya dilakukan dengan metode ilmiah yang ketat demi mengungkap fakta di balik kejahatan siber maupun kasus pidana umum yang melibatkan barang bukti elektronik.
Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa bukti tersebut sah, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya saat dihadirkan di meja hijau atau pengadilan.
Selain itu, laboratorium ini juga bertugas memulihkan data yang mungkin sengaja dihapus, menemukan jejak digital yang tertinggal, serta menyusun laporan komprehensif untuk mendukung investigasi kepolisian.
Tag
Berita Terkait
-
Harmonis Meski Bercerai, Inara Rusli Dipanggil Mami Saat Jenguk Anak Virgoun dan Istri Barunya
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Menikah Siri Tanpa Saksi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Sebut Sudah Nikah Siri, Inara Rusli Mengaku Lupa Siapa Penghulu dan Saksi Pernikahannya
-
Bantah Bukti Zina 2 Jam, Pengacara Inara Rusli: Videonya Editan, Remang, dan Cuma 2 Menit
-
Eva Manurung Benarkan Istri Virgoun Hamil Duluan, Usia Kandungan Sudah 7 Bulan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan