Suara.com - Kasus dugaan KDRT yang menjerat Ustaz Evie Effendi memasuki babak baru setelah penyidik Polrestabes Bandung resmi menetapkannya sebagai tersangka.
Peristiwa bermula pada Juli 2025 ketika anak kandungnya, NAS, melaporkan dugaan kekerasan yang melibatkan sang ayah beserta beberapa kerabat dekatnya.
Proses penyelidikan berlangsung hampir lima bulan sampai akhirnya Polrestabes Bandung menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.
Publik kini menunggu langkah hukum selanjutnya, termasuk jadwal pemeriksaan yang telah dijadwalkan pada pekan depan.
Awal Kejadian yang Berujung KDRT
Kronologi kasus dimulai ketika NAS mendatangi rumah Ustaz Evie Effendi di Bandung untuk menagih nafkah bulanan dan biaya pendidikan yang diklaim tidak diberikan rutin.
Pertemuan tersebut berubah memanas setelah Evie disebut menyinggung kuliah NAS yang belum selesai dan keputusan sang anak tinggal bersama ibunya.
Situasi makin tegang ketika ibu tiri NAS, berinisial DS, diduga meremas tangan korban dan mencoba merebut ponselnya.
Ketegangan memuncak setelah Evie diduga memukul kepala NAS, meludahinya, serta mengeluarkan kata-kata kasar yang membuat situasi semakin tidak terkendali.
Baca Juga: Diduga Dianiaya, Ponsel Anak Ustaz Evie Effendie Juga Dirampas
Laporan Polisi dan Proses Penyelidikan
Setelah mengalami luka-luka, NAS langsung menjalani visum di rumah sakit sebelum membuat laporan resmi di Polrestabes Bandung pada hari yang sama.
Polisi mencatat nomor laporan LP/B/985/VII/2025/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT terkait dugaan kekerasan fisik dan psikis.
Dalam laporan itu, tiga kerabat Evie lainnya juga disebut terlibat, yaitu DS, IK yang merupakan paman korban, serta LS yang berstatus sebagai bibi.
Laporan ini menjadi dasar polisi memulai penyelidikan panjang yang kemudian berkembang menjadi proses penyidikan pada September 2025.
Penetapan Tersangka dan Status Hukum
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
Belum Bertemu Langsung Sampai Sekarang, Ressa Rizky Rossano Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Profil Habib Bahar Bin Smith, Jadi Tersangka Lagi Usai Aniaya Anggota Banser
-
Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
-
Padahal Berlatar Myanmar, Syuting Film Extraction: Tygo di Jakarta Bikin Macet dan UMKM Rugi
-
2 Bulan Ditinggal Epy Kusnandar, Warung Jukut Miliknya Tetap Ramai dan Raup Omzet Besar Tiap Hari
-
Bukan Lagi Tebak-tebakan, Inilah Momen Sarwendah dan Giorgio Antonio Ngaku Pacaran
-
Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan, Muncul Video Habib Bahar Emosi Sambil Ditenangkan Jamaah
-
Viral! Detik-Detik Muazin Meninggal Dunia Usai Lantunkan Azan di Pangkalpinang
-
Tak Diizinkan Jenguk Bayinya, Anrez Adelio Bongkar Chat dari Icel: Gak Butuh Nikah, Hukum Berjalan!