- DJ Panda (Giovanni Surya Saputra) meminta maaf terbuka kepada Erika Carlina atas penyebaran data pribadi di grup WhatsApp pada 16 Desember 2025.
- Permintaan maaf ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan karena adanya laporan polisi terkait penyebaran data sensitif.
- DJ Panda berharap penyelesaian kasus melalui Restorative Justice, namun keputusan pencabutan laporan sepenuhnya diserahkan pada Erika Carlina.
"'Pokoknya aku minta maaf dulu, Bu. Karena aku enggak bisa akses langsung ke Erika sekarang, aku minta maaf dulu'," ucap Michael menirukan ucapan kliennya sebelum konferensi pers berlangsung.
Kilas Balik Konflik: Dari Podcast hingga Laporan Polisi
Perseteruan ini bermula saat Erika Carlina membuat pengakuan mengejutkan di podcast Deddy Corbuzier pada Juli 2025. Erika mengaku hamil dan hubungannya dengan ayah biologis sang anak telah kandas.
Konflik memanas ketika Erika melaporkan DJ Panda ke Polda Metro Jaya atas dugaan pengancaman dan penyebaran data pribadi, termasuk foto USG, ke grup fanbase.
Erika merasa terancam karena adanya narasi yang dianggap menyudutkan dirinya dan sang buah hati.
Terkait proses hukum yang sedang berjalan, pihak DJ Panda berharap adanya penyelesaian melalui Restorative Justice (RJ). Meski demikian, Panda menyatakan kesiapannya untuk berubah jika diberi kesempatan kedua.
"Saya berjanji, bila Erika memberi kesempatan saya untuk bisa berdamai dan Erika mencabut laporannya, saya akan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya," tutur DJ Panda.
Serahkan Keputusan pada Erika
Hingga saat ini, proses mediasi di kepolisian belum menemui titik terang karena sifatnya yang tertutup. Michael Sugijanto menegaskan bahwa pihaknya tidak memaksa Erika untuk mencabut laporan, namun berharap itikad baik ini bisa menjadi pertimbangan.
Baca Juga: Sempat Buntu, DJ Panda Akhirnya Sodorkan Proposal Damai untuk Erika Carlina
"Apakah perkara ini layak untuk dilanjutkan? Apakah seorang aset nasional seperti Giovanni ini layak mendekam di bui? Atau memang sudah waktunya untuk dimaafkan, saya serahkan kepada Saudari Erika Carlina," imbuh Michael.
Kini, keputusan ada di tangan Erika Carlina. Apakah permintaan maaf terbuka dari sang mantan kekasih akan meluluhkan hatinya, atau proses hukum akan terus bergulir hingga ke meja hijau.
Berita Terkait
-
Kaleidoskop 2025: Kasus Artis Terheboh yang Menyita Perhatian Publik
-
Hubungan Akrab Lagi, DJ Bravy Tegaskan Tak Berniat Balikan dengan Erika Carlina
-
DJ Panda Kembali Ajukan Restorative Justice, Erika Carlina Bersedia Damai?
-
Muka Masam, DJ Panda Bungkam Usai Mediasi Kedua dengan Erika Carlina, Apa yang Terjadi?
-
Buka Peluang Damai, Erika Carlina Hanya Ingin DJ Panda Tulus Akui Kesalahan
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987