- Sinemaku Pictures merilis film baru berjudul "Patah Hati yang Kupilih" dengan tema isu sensitif percintaan beda agama.
- Umay Shahab menolak pelabelan sebagai corong tunggal suara Generasi Z dalam industri perfilman Indonesia saat ini.
- Pemilihan cerita film Sinemaku Pictures berawal dari keresahan tim kreatif, bukan hanya mengejar viralitas dari komentar publik.
Suara.com - Rumah produksi Sinemaku Pictures kembali meramaikan industri perfilman Tanah Air.
Kali ini, PH yang dibangun Umay Shahab dan Prilly Latuconsina ini merilis film bertajuk Patah Hati yang Kupilih.
Film Patah Hati yang Kupilih mengangkat tema yang cukup sensitif namun dekat dengan realitas sosial, kisah cinta beda agama.
Topik ini dinilai sangat mewakili perasaan banyak anak muda masa kini.
Sebagai informasi, ini bukan kali pertama Sinemaku Pictures menggarap film yang dianggap relate dengan para Gen Z.
Sebelumnya, PH ini sukses besar lewat sederet judul seperti Kukira Kau Rumah, Ketika Berhenti di Sini, hingga Perayaan Mati Rasa.
Deretan karya tersebut membuat Sinemaku Pictures kerap dicap sebagai rumah produksi yang menjadi "corong" atau wadah suara bagi Generasi Z.
Menanggapi hal tersebut, Umay Shahab selaku produser dan pendiri Sinemaku Pictures memberikan pandangannya.
Umay Shahab menolak jika dilabeli sebagai satu-satunya perwakilan generasi tersebut.
Baca Juga: Bakal Gelap Banget! Intip Sinopsis The Death of Robin Hood yang Dibintangi Hugh Jackman
"Kalau corong kan kayaknya satu-satunya ya, kayaknya enggak deh. Mungkin bagian dari generasinya mungkin," ujar Umay Shahab kepada awak media ditemui di Plaza Indonesia, Kamis, 18 Desember 2025.
Aktor 23 tahun ini menjelaskan, timnya memang berusaha merepresentasikan generasi mereka. Namun bukan berarti ingin mengklaim sebagai penguasa tunggal segmen tersebut.
"Jadi... jadi enggak mau juga self-proclaim bahwa ya kita satu-satunya dari generasi Z," tegasnya.
Umay Shahab menyadari, saat ini regenerasi sineas sedang berjalan dengan sangat baik di industri perfilman Indonesia.
"Karena pada kenyataannya kan juga sekarang makin banyak sutradara-sutradara muda di generasi gue juga gitu pasti," kata Umay Shahab.
Ia lantas menyebutkan sejumlah nama rekan sejawatnya yang kini turut mewarnai industri film dengan karya-karya segar.
Berita Terkait
-
6 Film Natal Klasik dengan Rating Tertinggi, Wajib Ditonton saat Liburan
-
Patah Hati yang Kupilih: Lebih dari Sekadar Cinta Beda Agama, tapi Betapa Pentingnya Keluarga
-
Wrath of the Titans: Perang Manusia Lawan Dewa dan Monster, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Dracula, Kisah Cinta Abadi Berbalut Horor
-
Deretan Film Korea Berlatar Bencana Banjir, Terbaru The Great Flood
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak