Entertainment / Gosip
Jum'at, 02 Januari 2026 | 11:12 WIB
Influencer Sherly Annavita diteror usai soroti bencana di Sumatera (Instagram/sherlyannavita)

Suara.com - Influencer Sherly Annavita memperlihatkan rekaman CCTV aksi teror yang belum lama ini diterimanya.

Melalui unggahan terbarunya, influencer asal Aceh itu menjelaskan bagaimana kronologi aksi teror berdasarkan rekaman CCTV tersebut.

Sherly mulanya menjelaskan bahwa rumah yang dijadikan sasaran aksi teror itu bukanlah rumah pribadinya.

Selain itu, mobil miliknya yang saat itu menjadi sasaran pelaku aksi teror memang kondisinya disimpan di depan rumah begitu saja karena tidak bisa dimasukkan ke garasi.

Berdasarkan rekaman yang dilihat Sherly melalui CCTV, terlihat pelaku memakai dua motor.

Satu motor awal diduga untuk memastikan target sudah tepat, sedangkan motor kedua yang dinaiki dua orang bertugas melakukan aksi teror tersebut.

“Pelaku memakai 2 motor. 1 motor awal sepertinya yang memastikan target dan motor kedua yang dinaiki 2 orang yang melakukan tugasnya,” tulis Sherly melalui unggahanya pada Kamis (1/1/2026).

Dari rekaman CCTV tersebut terlihat dengan jelas seorang pelaku mulanya mencoret bagian depan mobil milik Sherly.

Kemudian, ia melempar telur busuk ke arah rumah Sherly. Terakhir, pelaku kembali mencoret mobil Sherly namun pada bagian belakang.

Baca Juga: Bahas 'Money Laundry' Jenderal Polisi, Pandji Pragiwaksono Bercanda Bawa-Bawa Nama Raffi Ahmad

Sherly juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya akan segera memasang CCTV namun terkendala momen liburan.

“CCTV pribadi sedang diusahakan untuk segera dipasang, sudah sepakat dengan vendor, hanya saja sedikit terkendala karena masih suasana liburan,” terangnya.

Alasan Sherly mengunggah aksi teror tersebut ke media sosial karena ancaman teror tersebut kini sudah melibatkan keluarganya.

Influencer Sherly Annavita diteror usai soroti bencana di Sumatera (Instagram/sherlyannavita)

Sherly pun kembali mengingatkan bahwa peristiwa teror yang diterimanya itu polanya hampir dengan teror yang terjadi pada 2019 lalu.

Saat itu Sherly menerima teror setelah ikut hadir memberikan pendapat terkait Pemindahan Ibu Kota di ILC TV ONE.

Sherly menegaskan bahwa ia tidak spesifik menuduh atau menyalahkan pemerintah atas atas rangkaian teror yang menimpanya itu.

Load More