Entertainment / Gosip
Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:20 WIB
Pandji Pragiwaksono mengungkap hubungannya dengan dr Tompi setelah sahabatnya itu memberi kritikan terkait materi stand up comedy Pandji yang tengah viral, Mens Rea. [YouTube]

Suara.com - Pertunjukan stand up comedy "Mens Rea" dari Pandji Pragiwaksono berbuntut panjang dan membuat sang komika diserang banyak pihak.

Salah satu yang menyentil Pandji adalah sahabatnya sendiri, dr Tompi.

Tompi tidak setuju dengan salah satu materi Pandji di Mens Rea saat dia membicarakan fisik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Bagi Tompi, bercanda fisik seseorang bukan bentuk lawakan atau kritikan yang cerdas.

"Menertawakan kondisi fisik seseorang, apa pun konteksnya, bukanlah bentuk kritik yang cerdas," tulis Tompi pada postingannya, 3 Januari 2026.

Postingan Tompi pun mendapat perhatian banyak orang.

Banyak yang menyayangkan sikap Tompi, yang seolah bersebrangan dengan Pandji.

Tak sedikit pula yang menduga kalau hubungan Pandji dengan Tompi jadi merenggang.

Terkait hal itu, Pandji Pragiwaksoo meluruskan dugaan tersebut dan menyebut hubungannya dengan Tompi baik-baik saja.

Baca Juga: Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Jelaskan Kondisinya

Baginya, dia dan Tompi adalah sahabat yang sudah terbiasa bercanda sehingga tidak tersinggung atau mendadak jadi benci.

Komika 46 tahun ini membeberkan hubungannya dengan Tompi yang memang dari dulu saling terbuka dalam urusan perbedaan pendapat.

"Banyak orang yang kemudian berpikir Tompi terus musuhan atau benci sama saya. Orang ini enggak tahu latar belakang kami. Dari dulu kami memang begini becandanya," kata Pandji.

Menurut Pandji, Tompi mengkritiknya karena punya kapasitas itu sebagai dokter bedah plastik yang paham tentang bentuk wajah seseorang.

"Menurut saya, spesifik pada momen ini, Tompi ini merasa ini wilayahnya. Dia kan bedah komestik. Jadi dia merasa punya tanggung jawab keprofesian, 'Dji ini yang lagi lu bahas ini namanya Ptosis,' gitu," ujar Pandji. 

Bukan kali ini saja Tompi mengkritik dirinya. Bahkah sang sahabat pernah bilang film karyanya jelek.

Hubungan pertemanan dia dengan Tompi sudah biasa seperti itu.

"Dan semua orang yang tahu petermenan saya dengan Tompi, ini Tompi bukannya enggak bolehin becanda fisik, dan bukannya Tompi enggak ngerti becanda. Tompi ngerti becanda, bahkan di atas panggung, bercandaan saya sama Tompi, ya fisik juga," imbuhnya.

Posisi Tompi bukan untuk menjatuhkan dirinya, tapi hanya ingin memberikan edukasi yang benar pada masyarakat jika ada kondisi wajah seperti Wapres Gibran.

"Cuma di situ Tompi lebih menandakan, mungkin lu enggak tahu kalau itu kondisi Ptosis. Ya sebagai praktisi bedah kosmetik, ya wajar aja untuk Tompi punya pendapat profesional terkait itu," tuturnya.

Sikap santai Pandji ini terlihat di kolom komentar postingan Tompi, dia mengucapkan terima kasih.

"Makanya itu, saya bilang di kolom komentar, 'Makasih koreksinya, thank you, Tom,' gitu,” ucapnya.

Sebelumnya, Pandji menyebut wajah Wapres Gibran ngantuk dengan nada bercanda.

"Atau wakil presidennya, Gibran ngantuk ya. Salah nada, maaf. Gibran, ngantuk ya?” kata Pandji undang gelak tawa penonton.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More