Entertainment / Gosip
Selasa, 13 Januari 2026 | 15:48 WIB
Hotman Paris Diduga Bela Timothy Ronald (Instagram/@hotmanparisofficial)

Suara.com - Hotman Paris diduga membela Timothy Ronald dalam video yang dibagikannya melalui Instagram pada Selasa, 13 Januari 2026.

Dalam video tersebut, Hotman menyinggung pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung tahun 1978.

Hotman lantas membandingkan kesuksesannya dengan teman-temannya seangkatan.

"Sekarang saya sangat sukses. Apartemen dan rumah saya ratusan," ujar Hotman.

"(Sedangkan) Sebagian teman-teman saya satu angkatan, sampai hari tuanya pun, ada yang tidak punya rumah atau masih ngos-ngosan nyicil satu rumah," sambungnya.

Analogi tersebut dibuat Hotman Paris untuk mencari tahu siapa yang salah apabila seorang mahasiswa tidak mencapai kesuksesan.

"Siapa yang salah? Apakah dosen saya yang salah? Apa muridnya yang tidak sukses?" tanya Hotman.

"Kalau memang dosennya yang salah, kenapa aku juga muridnya bisa sukses?" imbuhnya.

Melalui analogi tersebut, Hotman Paris ingin menjelaskan bahwa seorang guru tidak bisa disalahkan atas kegagalan muridnya.

Baca Juga: Hotman Paris Sering Dorong Pidanakan Orang, Raffi Ahmad Menolak

"Jadi kalau ada trading atau kursus yang sebagian muridnya tidak berhasil sukses atau berhasil melakukan transaksi untuk mendapatkan keuntungan, itu bukan perbuatan pidana," tegasnya.

Potret Timothy Ronald (Instagram/timothyronaldd)

"Kalau itu perbuatan pidana, maka ribuan dosen di Indonesia ini bisa masuk penjara oleh murid-murid yang gagal sampai hari tuanya miskin," tambahnya.

Pernyataan Hotman Paris kemudian dihubungkan dengan kasus yang sedang dihadapi Timothy Ronald.

Sebagai pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald dilaporkan atas kerugian investasi kripto yang dialami investor.

Polda Metro Jaya telah menerima laporan Y yang menuntut Timothy Ronald karena mengalami kerugian sebesar Rp3 miliar pada 9 Januari 2026 lalu.

Lebih lanjut, meski tetap menggunakan analogi dosen, Hotman Paris diduga sedang membela Timothy Ronald.

Apalagi Hotman juga beberapa kali menyebut kata 'trading' dan 'saham'.

"Seseorang yang mengikuti pendidikan kelas, saham atau apapun, kalau dia tidak berhasil menerapkan teori tersebut, bukan salah dosennya dong dan itu bukan perbuatan pidana dosennya," sindir Hotman.

"Kalau ada murid yang tidak sukses menerapkan teori-teori di kursus atau di training, sehingga dia tidak untung dalam suatu transaksi, misalnya transaksi saham atau transaksi bitcoin, itu bukan suatu tindakan pidana oleh dosennya," pungkasnya.

Menanggapi postingan Hotman Paris, warganet lebih banyak yang mengaku tidak setuju. Menurut mereka, Hotman memberikan perbandingan yang tidak apple to apple.

"Bandinginnya gak apple to apple. Dosen yang bener itu gak ada yang menjanjikan pasti kaya," komentar akun @skyholic***.

"Kalo ini saya kurang setuju dengan bang Hotman, membela kang kibul," sahut akun @honduraaa***.

"Pasti dia belain timothy ronald nih!" kata akun @tith***.

"Guru/dosen memberikan anda pengetahuan, ijazah dan titel sedangkan timoti memberikan anda janji manis dan keuntungan yang tidak terwujud. Artinya apa? Ya jelas penipuan," balas akun @hund***.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Load More