- Buku Aurelie Moeremans memicu isu teror melibatkan Roby Tremonti dan Hesti Purwadinata.
- Roby Tremonti membantah menindak Hesti, mengklaim justru menjadi korban perundungan daring.
- Roby mengirim pesan sopan pada suami Hesti, meminta klarifikasi dan mengancam jalur hukum.
Suara.com - Publik belakangan ini dihebohkan dengan perilisan buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans yang mengisahkan pengalaman pahit masa lalunya.
Nama presenter kondang Hesti Purwadinata pun ikut terseret setelah memberikan dukungan terbuka bagi sang aktris di media sosial.
Namun, dukungan tersebut berujung pada kabar miring mengenai adanya tindakan teror.
Aktor Roby Tremonti, yang pernah menjadi suami Aurelie, dituding telah memberikan ancaman kepada Hesti Purwadinata setelah ia memberikan support ke sang sahabat.
Mendengar kabar dirinya disebut sebagai tukang teror, Roby Tremonti memberikan klarifikasi.
Aktor 45 tahun ini membantah keras tuduhan tersebut dan justru merasa dirinyalah yang menjadi korban rundungan di jagat maya.
"Itu kan narasi dia. Itu kan kata dia diteror. Saya juga bisa bilang saya juga diteror. Mau saya kasih lihat buktinya? Per hari ini ya pasti banyak yang mungkin salah paham," ujar Roby Tremonti saat ditemui di Citereup, Jakarta Timur pada Selasa (13/1/2026).
Roby kemudian menunjukkan layar ponselnya yang berisi riwayat percakapan dengan Edo Borne, suami Hesti Purwadinata.
Ia menegaskan bahwa pesan yang ia kirimkan menggunakan bahasa yang sangat sopan dan penuh rasa hormat antar sesama pria.
Baca Juga: Klarifikasi Kak Seto Dituding Tak Bantu Aurelie Moeremans Lepas dari Cengkraman 'Bobby'
Dalam pesan tersebut, Roby mengonfirmasi perihal tindakan Hesti Purwadinata. Ia merasa perlu bertanya karena narasinya telah menggiring opini negatif yang sangat masif terhadap namanya.
"Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie. Sori ya Bro, terpaksa gue capture sampai saat ini kenapa gue diam aja," ucap Roby membacakan pesannya kepada Edo Borne.
Roby Tremonti mengaku sangat terluka dengan pernyataan Hesti yang seolah memvalidasi agar dirinya tidak lagi diberikan panggung di dunia hiburan.
Baginya, pernyataan tersebut adalah bentuk serangan langsung terhadap mata pencahariannya sebagai seorang aktor.
"Bisa mikir? Wajar saya merasa sakit hati? Sangat wajar menurut saya. Hesti tahu orangnya, pernah shooting bareng dan kenal, dan memvalidasi 'Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung'," tutur bintang film Nagabonar Reborn tersebut.
Ia merasa heran mengapa Hesti Purwadinata bersikap demikian. Padahal mereka saling kenal dan tidak pernah memiliki konflik pribadi sebelumnya.
Roby Tremonti menegaskan, ia masih menghargai Edo Borne sebagai suami Hesti sehingga memilih jalur komunikasi pribadi.
"Gue tunggu 1x24 jam ya Bro, kalau memang tidak ada respons jadi gue tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan," imbuhnya membacakan sisa pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp kepada suami Hesti tersebut.
Aktor kelahiran 1980 ini meminta publik untuk menilai sendiri apakah pesan-pesan tersebut pantas dikategorikan sebagai tindakan teror. Ia menegaskan selalu menggunakan etika dalam berkomunikasi, bahkan dalam kondisi hati yang sedang kecewa.
"Kalian yang menilai. Kalau menurut saya ya sudah pasti. Ada bahasa mendoakan sehat dan sudah ada bukti faktanya. Saya cuma mau peaceful," pungkas Roby Tremonti menutup pembicaraan.
Berita Terkait
-
Roby Tremonti Bicara Soal Surat Pembatalan Nikah dengan Aurelie Moeremans, Dipaksa Ngaku KDRT
-
Dituding Lakukan Kekerasan Seksual, Roby Tremonti Tantang Aurelie Moeremans Tunjukkan Bukti
-
Syok Baca 'Broken Strings' Aurelie Moeremans, Jessica Iskandar Ungkap Kisah Seram di Masa Lalu
-
Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam
-
Nama Nikita Willy Diseret Usai Pengakuan Aurelie Moeremans, Benarkah Pernah Jadi Korban Grooming?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock