- Film Run menyajikan horor psikologis tentang manipulasi ekstrem seorang ibu terhadap anaknya yang difabel.
- Chloe menggunakan kecerdasannya untuk bertahan hidup dan melarikan diri meski memiliki keterbatasan fisik yang berat.
- Performa memukau Sarah Paulson ditambah kejutan alur (plot twist) menciptakan ketegangan yang konsisten hingga akhir cerita
Suara.com - Film thriller psikologis berjudul Run (2020) kembali menjadi perbincangan setelah tayang di bioskop Trans TV semalam.
Menggandeng aktris kawakan Sarah Paulson dan talenta muda Kiera Allen, film ini berhasil menyajikan ketegangan yang berbeda dari horor konvensional. Bukan hantu, melainkan rahasia kelam di balik "kasih sayang" seorang ibu yang menjadi sumber teror utamanya.
Berikut adalah beberapa hal menarik yang membuat film ini begitu membekas bagi penonton:
1. Premis "Rumah Bukan Tempat Teraman"
Biasanya, rumah dan orangtua adalah simbol perlindungan. Namun, Run membalikkan logika tersebut melalui tokoh Chloe Sherman, seorang remaja cerdas yang menggunakan kursi roda.
Chloe hidup dalam pengawasan ketat ibunya, Diane. Ketegangan dimulai saat Chloe menemukan obat misterius yang seharusnya untuk hewan—diberikan kepadanya secara rutin. Premis ini mengajak penonton menyelami rasa frustrasi Chloe saat menyadari bahwa sosok yang ia cintai justru adalah penjara baginya.
2. Representasi Autentik dan Perjuangan Melawan Keterbatasan
Salah satu nilai jual utama film ini adalah kehadiran Kiera Allen. Sebagai pengguna kursi roda di dunia nyata, Kiera memberikan akting yang sangat realistis.
Penonton tidak hanya melihat drama, tetapi juga merasakan betapa beratnya perjuangan fisik Chloe saat harus melarikan diri dengan mobilitas terbatas.
Baca Juga: Run Hide Fight: Ketika Trauma Jadi Kekuatan Melawan Teroris, Malam Ini di Trans TV
Kecerdasan Chloe dalam memanfaatkan benda-benda di sekitarnya untuk bertahan hidup menjadi poin yang sangat memukau.
3. Horor Psikologis Tanpa Perlu "Jumpscare"
Run membuktikan bahwa rasa takut bisa dibangun lewat atmosfer yang menyesakkan. Ketegangan muncul dari permainan mental antara ibu dan anak. Sarah Paulson dengan sangat brilian memerankan Diane, ibu yang bisa terlihat sangat lembut namun seketika berubah menjadi ancaman mematikan. Manipulasi emosional yang dilakukan Diane menciptakan rasa cemas yang mendalam bagi siapa pun yang menontonnya.
4. Plot Twist yang Tidak Terduga
Keunggulan lain dari film garapan Aneesh Chaganty ini adalah kemampuannya menyimpan rahasia hingga akhir.
Setiap lapisan kebohongan Diane dikupas perlahan, membawa penonton pada kejutan-kejutan (plot twist) yang membuat bulu kuduk berdiri.
Berita Terkait
-
Sinopsis White House Down, Misi Polisi Selamatkan Anaknya dan Presiden
-
Sinopsis The Outpost, Film Perang Adaptasi Buku Karya Jake Tapper
-
Review Film Man on Fire, Kisah Eks Agen CIA Jadi Pengawal Gadis Kecil
-
Sinopsis Entrapment, Aksi Catherine Zeta-Jones Lumpuhkan Sean Connery Si Pencuri Ulung
-
Sinopsis Film Dunkrik, Kisah Perang Dunia II Cek Link Nonton di Sini
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
Terkini
-
Gabung Sinetron Asmara Gen Z, Oliver Roberts Ogah Jual Nama William Roberts
-
Insanul Fahmi Temui Mawa, Ditantang Buktikan Pernikahan Siri dengan Inara Rusli
-
Teror Jalur Pantura Dimulai, Alas Roban Suskes Hantui 176 Ribu Penonton di Hari Pertama
-
Doomsday: Benarkah Doctor Doom Menikahi Sue Storm di Multiverse?
-
Bangga, Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Terpilih di Berlin International Film Festival 2026
-
Dua Tahun Berlalu, Nathalie Holscher Ungkap Alasan Buka Hijab: Aku Kecewa Sama Allah
-
Revolusi di Balik Layar: Bagaimana AI dan Web3 Mengguncang Industri Film Global
-
Drama Keluarga Belum Berakhir, Ratu Sofya Minta Adik Jangan Bikin Suasana Makin Panas
-
Ikuti Jejak Al Ghazali, El Rumi dan Syifa Hadju Bikin Kanal YouTube Jelang Nikah
-
Jonathan Frizzy Isyaratkan Lamar Ririn Dwi Ariyanti Usai Bebas Penjara