- Dua kapal tanker Pertamina International Shipping (PIS) terjebak di Teluk Arab dampak konflik Timur Tengah sedang memanas.
- Kedua kapal, Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih beroperasi di zona berbahaya tersebut di bawah manajemen internasional.
- Menteri ESDM menyatakan cadangan BBM nasional cukup untuk 20 hari karena tingginya ketergantungan impor minyak.
Suara.com - Kabar kurang mengenakkan datang dari dunia energi kita yang terimbas panasnya konflik di Timur Tengah.
Dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping (PIS) dikabarkan terjebak di tengah berkecamuknya perang.
Insiden ini terjadi di area Teluk Arab saat militer Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan ke wilayah Iran.
Situasi tersebut membuat mobilitas kapal pengangkut minyak Indonesia menjadi terhambat.
Pihak Pertamina melaporkan, kapal yang terjebak tersebut adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro. Hingga saat ini, kedua kapal tanker raksasa itu masih berada dalam zona teluk yang sangat rawan.
Meskipun dalam kondisi sulit, kedua kapal tersebut dikabarkan tetap berada di bawah pengelolaan manajemen kapal internasional.
Namun, kondisi ini memicu kekhawatiran besar terkait pasokan bahan bakar di dalam negeri.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan soal cadangan minyak nasional.
"Cadangan BBM Nasional Masih Cukup untuk 20 Hari," ujar Bahlil dalam pernyataan resminya baru-baru ini.
Baca Juga: Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini
Data menunjukkan bahwa Indonesia sangat bergantung pada impor minyak yang mencapai angka 1 juta barel per hari.
Jika perang berlangsung lebih dari tiga Minggu, Indonesia terancam mengalami krisis BBM.
Kabar ini pun kemudian viral di media sosial dan memancing reaksi dari warganet salah satunya di akun @/awreceh.id.
"Abis 20 hari kita cfd, terbang atau ngesot," tulis @rach*****.
Tak hanya itu, akun lain bernama millimeraus juga menyoroti nasib masyarakat setelah masa aman 20 hari itu berakhir.
"Hari ke-21," tulis akun tersebut dengan singkat seolah kehilangan kata-kata.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
-
Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Dihujat Gara-Gara Berkeliaran Saat Terkena Campak, Ruce Nuenda Minta Maaf
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Berandai Anaknya Naksir Verrell Bramasta, Rindradana: Salah Didik Saya
-
Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia Viral, Netizen +62 Ramai Beri Respons Kocak
-
Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini
-
Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya
-
Gugat Cerai Insanul Fahmi, Mawa Beri Pesan Menohok ke Inara Rusli: Sok Ambil, Saya Ikhlas
-
Pria Pergoki Calon Istri Check In dengan Suami Orang Seminggu Jelang Akad Nikah, Videonya Viral
-
Tabir Gelap Kematian Tragis Nizam Syafei: Fakta Baru Ayah Kandung Ternyata KDRT Ibu Tiri