- Seorang warga Cugenang berinisial M (56) meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan oleh UA pada Senin, 2 Maret 2026.
- Pemicu kematian adalah pengambilan dua labu siam dari kebun pelaku, korban tergolong ekonomi sangat sulit.
- Keluarga tidak mampu membawa korban ke rumah sakit karena keterbatasan biaya, kini menuntut keadilan hukum.
Suara.com - Kabar duka yang menyayat hati datang dari Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Seorang warga berinisial M meninggal dunia secara mengenaskan.
M yang berusia 56 tahun menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seseorang berinisial UA. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 2 Maret 2026.
Pemicu peristiwa tragis yang merenggut nyawa ini dilaporkan hanya karena we masalah sepele, yakni dua labu siam.
Korban nekat mengambil sayuran tersebut dari kebun yang digarap oleh pelaku hingga memicu amarah yang berujung maut.
Alasan korban mengambil labu siam itu sangat memilukan. Ia hendak memasak untuk berbuka puasa.
Adik korban, Cucum Suhenda mengonfirmasi kondisi ekonomi keluarga mereka berada di bawah garis kemiskinan.
"Korban memang kondisi ekonominya tidak mampu," ujar Cucum saat menjelaskan keadaan yang dialami sang kakak.
Untuk menyambung hidup, M biasanya hanya mengandalkan pekerjaan sebagai buruh serabutan. Penghasilannya sama sekali tidak menentu.
"Sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan, kalau ada yang menyuruh baru kerja," tambah Cucum menjelaskan profesi sehari-hari almarhum kakaknya.
Baca Juga: Viral Sekelompok Anak Kecil Ziarah ke Makam Kucing, Kompak Bacakan Iqra
Saat aksi penganiayaan berlangsung, Cucum sebenarnya sempat berada di lokasi kejadian dan berusaha sekuat tenaga untuk melerai keributan.
"Saya sempat melerai, tapi tidak bisa berbuat banyak karena pelaku membabi buta," kenangnya dengan nada yang sangat sedih.
Sehari setelah dianiaya, M mengeluh pusing hebat bahkan sempat mengalami muntah darah akibat luka dalam yang dideritanya.
Namun, keterbatasan biaya membuat pihak keluarga tidak mampu membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang layak.
"Kita tidak sanggup membawa korban untuk berobat untuk kebutuhan sehari hari pun, istilahnya cukup sulit," jelas Cucum mengenai kendala biaya.
Kini keluarga hanya bisa berharap ada keadilan hukum bagi almarhum M yang meninggalkan dua orang anak yang sudah dewasa.
"Saya ingin ada keadilan bagi korban, karena ini sudah sampai meninggal dunia," tegas Cucum menutup pembicaraan dengan penuh harap.
Berita Terkait
-
Pria Pergoki Calon Istri Check In dengan Suami Orang Seminggu Jelang Akad Nikah, Videonya Viral
-
Tabir Gelap Kematian Tragis Nizam Syafei: Fakta Baru Ayah Kandung Ternyata KDRT Ibu Tiri
-
Sujiwo Tejo Sebut Perang Sekarang Hanya Pesta Kembang Api: Pengecut!
-
Betrand Tewas Ditembak, Polisi Klaim Tidak Sengaja
-
Viral Aksi Ibu-ibu Larang Jenazah Tetangganya Dikubur, Ternyata Punya Utang Ratusan Juta
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Viral Anak Kelaparan Minta Rp10 Ribu, Ditolak Ayahnya karena Punya Bayi dari Istri Baru
-
Nyaris Telat Tampil, Mahalini Rela Nyeker dan Lari-larian dari Parkiran ke Panggung
-
Ghea Indrawari Ubah Lirik Lagu MBG Jadi 'Mas Boleh Nggak', Penonton Malah Kompak Teriak 'Bahlil'
-
Viral! Momen Luhut Binsar Panjaitan Cubit Pipi Teddy Indra Wijaya Bikin Gemas Warganet
-
Betra Peto Ungkap Borok di Rumah Sarwendah: Banyak Orang yang Kerap Menghina Ruben Onsu
-
Lauv Umumkan Hiatus demi Kesehatan Mental
-
Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar
-
Angga Maliq & D'Essentials Baru Paham Lagunya Sendiri Lewat Kisah di Musikal Senja Teduh Pelita
-
Tio Pakusadewo Dirawat di RS Pakai BPJS Kelas 3, Dewi Irawan Inisiatif Buka Donasi
-
Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming