Suara.com - Film anime 5 Centimeters per Second kembali tayang pada Jumat, 16 Januari 2026.
Karya sutradara Makoto Shinkai ini dikenal sebagai salah satu film bergenre romansa paling melakonlis yang pernah dibuat.
Seperti diketahui, film ini pertama kali diputar di bioskop Jepang pada tanggal 3 Maret 2007.
Namun, kini tayang ulang di bioskop untuk menyambut versi live-action, yang sudah tayang di Jepang sejak Oktober 2025, tapi baru akan hadir di layar lebar Indonesia tahun ini.
Versi tayang ulangnya akan mulai diputar di bioskop pada 16 Januari 2025, berdurasi 77 menit dan diikuti dengan soundtrack "One More Time, One More Chance" dan 15 menit post-credit scene.
Post-credit scene tersebut berisi behind the scene, cerita Makoto dalam pembuatan film animasinya sekitar 20 tahun lalu. Dalam ceritanya, sang sutradara mengatakan bahwa film ini seperti "serpihan dirinya" pada masa tersebut.
Didasarkan pada kisahnya sendiri, di mana dia harus menempuh jarak yang jauh dan kesulitan menghubungi pasangannya.
Sinopsis 5 Centimeters per Second
5 Centimeters per Second tersusun dari tiga bagian pendek berjudul Cherry Blossom Story, Cosmonaut, dan 5 Centimeters per Second.
Baca Juga: Escape Plan 2 Malam Ini: Penjara Teknologi Canggih Tempat Tahanan Dipaksa Bertarung seperti Binatang
Ketiganya dirangkai menjadi satu kisah utuh tentang jarak, waktu, dan perasaan yang perlahan berubah seiring hidup berjalan.
Saat pertama kali dirilis pada 2007, film 5 Centimeters per Second mengisahkan hubungan Takaki Tono dan Akari Shinohara yang perlahan merenggang karena jarak dan keadaan.
Pada bagian Cherry Blossom Story, Akari menyampaikan pada Takaki bahwa kelopak bunga sakura jatuh dengan kecepatan sekitar 5 sentimeter per detik.
Sebuah kalimat sederhana yang kemudian menjadi metafora utama film ini, tentang hal-hal indah yang perlahan menjauh tanpa bisa ditahan.
Masuk ke Cosmonaut, hadir Kanae, sosok yang menemani Takaki setelah Akari pergi. Ia pernah mengatakan bahwa kecepatan pesawat luar angkasa bisa mencapai ribuan kilometer per jam, namun tetap membutuhkan waktu lama untuk sampai ke tujuan.
Salah satu bagian paling membekas adalah perjalanan Takaki dengan kereta dari Tokyo untuk bertemu kembali dengan Akari setelah setahun berpisah.
Berita Terkait
-
Penggemar Horor, Ini Promo Beli 1 Gratis 1 Tiket Sebelum Dijemput Nenek di Cinema XXI
-
Sinopsis The Bluff: Priyanka Chopra Tampil Badass sebagai Ratu Bajak Laut
-
Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Esok Tanpa Ibu di m.tix, Simak Cara Belinya
-
Film Titip Bunda di Surga-Mu Segera Tayang di Bioskop, Angkat Luka Komunikasi Orang Tua dan Anak
-
Sinopsis The RIP, Reuni Matt Damon dan Ben Affleck yang Penuh Ketegangan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL