Entertainment / Film
Minggu, 25 Januari 2026 | 20:00 WIB
Pemain film Setannya Cuan dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 23 Januari 2026. [Suara.com/
Baca 10 detik
  • Film horor-komedi berjudul *Setannya Cuan* (dulu *Djoerig Salawe*) diluncurkan pada 23 Januari 2026 di Jakarta, tayang 5 Maret 2026.
  • Perubahan judul ini merefleksikan isu relevan tentang kebutuhan ekonomi masyarakat yang mendorong tindakan nekat.
  • Film ini juga menjadi penampilan terakhir almarhum komika Babe Cabita, menampilkan satire perjudian dan pinjaman online.

Suara.com - Setelah terkubur selama hampir tujuh tahun di lemari produksi, film horor-komedi yang semula berjudul Djoerig Salawe akhirnya siap menyapa penonton Indonesia dengan judul baru, Setannya Cuan.

Rumah produksi Radepa Black dan Atlas Pixel secara resmi meluncurkan trailer dan poster film ini dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 23 Januari 2026. 

Film yang disutradarai oleh duet Sahrul Gibran dan Jay Sukmo ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada Kamis, 5 Maret 2026.

Transformasi Judul Demi Relevansi Zaman

Perubahan judul dari Djoerig Salawe menjadi Setannya Cuan bukan tanpa alasan. Produser Eksekutif sekaligus penggagas cerita, Robby Hilman Maulana, menjelaskan bahwa film ini adalah potret jujur masyarakat yang terhimpit ekonomi.

"Dulu Djoerig Salawe (Setan Dua Lima), sekarang Setannya Cuan. Karena di dunia ini, yang lebih menakutkan dari setan cuma satu, enggak punya cuan!" kata Robby Hilman.

Dia menambahkan bahwa film ini memotret bagaimana uang bisa mengubah perilaku manusia hingga nekat berurusan dengan dunia gaib. 

Senada dengan itu, sutradara Sahrul Gibran menyebut bahwa penonton diajak melihat realitas pahit namun jenaka, di mana isi dompet yang kosong terkadang jauh lebih horor daripada penampakan di rumah angker.

Pemain film Setannya Cuan dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 23 Januari 2026. [Suara.com/

Aming: Satire Judi dan Pinjol yang Relevan

Baca Juga: Sinopsis Blades of the Guardians, Film Comeback Jet Li Yang Penuh Aksi

Aktor Aming, yang berperan sebagai tukang sayur dalam film ini, mengungkapkan rasa syukurnya karena karya yang diproduksi sejak 2019 ini akhirnya bisa dinikmati publik.

Menurutnya, isu yang diangkat dalam film justru semakin relevan dengan kondisi sosial saat ini.

"Tadinya judulnya Jurig Salawe, cerita mistis dan horor tataran Sunda. Sekarang judulnya diganti Setannya Cuan supaya lebih relate. Kalau dulu tahun 2019 (isu) togel, kalau sekarang tuh kan Judol (Judi Online)," ungkap Aming dalam kesempatan yang sama.

Meskipun dikemas dalam format komedi, Aming menilai film ini membawa pesan moral yang kuat mengenai bahaya jalan pintas.

"Ada banyak teman yang terjerat Pinjol (Pinjaman Online), terjerat utang sampai ada kecenderungan suicide (bunuh diri). Jadi gelap mata. Film ini memberikan wacana bahwa apapun yang didapatkan dengan cara instan itu enggak baik," tegas aktor 45 tahun tersebut.

Mengenai perannya, Aming menceritakan sedikit bocoran. 

Load More