- Ressa Rizky Rossano menggugat perdata Denada di PN Banyuwangi terkait dugaan penelantaran sejak ia lahir tahun 2002.
- Dalam konferensi pers di Jakarta pada 24 Januari 2026, Ressa menyatakan kerinduannya bertemu sang ibu biologis.
- Ressa, dibesarkan ibu angkatnya Ratih, tidak menyimpan dendam dan hanya ingin momen kebersamaan selayaknya anak.
Suara.com - Proses hukum terkait dugaan penelantaran anak yang menyeret nama penyanyi Denada terus bergulir panas.
Di balik gugatan perdata senilai miliaran rupiah yang dilayangkan di Pengadilan Negeri Banyuwangi, tersimpan jeritan hati Ressa Rizky Rossano, laki-laki 24 tahun yang mengklaim sebagai darah daging sang artis.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 24 Januari 2026, Ressa tak kuasa menahan emosinya.
Meski menuntut hak pengakuan, dia blak-blakan mengungkapkan rasa cemburunya terhadap putri Denada, Aisha, yang selama ini mendapatkan kasih sayang penuh dari pelantun lagu "Mutha Futha" tersebut.
Ressa mengaku kerap membandingkan nasibnya saat melihat perjuangan Denada di layar kaca yang rela berkorban apa saja demi kesembuhan Aisha, yang mengidap leukemia.
Sementara di sisi lain, Ressa merasa keberadaannya justru dinihilkan.
"Ya... kenapa kok ada aku yang sehat, maksudnya kenapa kok sampai diginiin? Padahal anaknya yang itu (Aisha) sakit sampai Mbak Denadanya jatuh bangun begitu. Ya iri ada sedikit," kata Ressa.
Kendati merasa dicampakkan sejak bayi, pemuda yang selama ini dibesarkan oleh ibu angkatnya, Ratih, menegaskan bahwa dia tidak menyimpan dendam.
Ajaran sang ibu angkat memintanya untuk tetap tulus, terlepas dari polemik hukum yang sedang berjalan.
Bagi Ressa, status Denada sebagai ibu biologis tidak bisa dihapus oleh apapun.
"Bagaimanapun itu tetap ibu saya. Jelek buruknya kan tetap yang melahirkan. Ibu (Ratih) mengajarkan saya untuk punya hati yang tulus, menerima setulus-tulusnya, enggak boleh benci sama orang, harus baik," tuturnya.
Di tengah alotnya proses persidangan di mana pihak Denada dikabarkan sudah tiga kali absen dalam mediasi, Ressa sebenarnya memiliki keinginan yang sangat sederhana.
Jauh dari sekadar materi, dia hanya merindukan momen pertemuan selayaknya ibu dan anak.
"Saya cuma ingin cium kaki saja ke ibu saya," ujar Ressa.
"Intinya aku pengin meluk Mbak Denada itu sama pengin cium kakinya saja. Sudah itu aja," katanya menyambung.
Berita Terkait
-
Penyebab Inti Ressa Gugat Denada Soal Penelantaran Anak, Sakit Hati Ibu Asuh Dipolisikan
-
Isu Liar di TikTok, Benarkah Teuku Ryan Ayah Biologis Ressa yang Ngaku Anak Kandung Denada?
-
Denada Digugat Rp7 Miliar oleh Pemuda yang Mengaku Anak Kandungnya, Begini Kronologinya
-
Digugat Dugaan Penelantaran Anak, Pihak Denada Buka Suara: Ini Ranah Keluarga
-
5 Fakta Pilu Ressa Rizky, Mengaku Anak Denada yang Ditelantarkan Selama 24 Tahun
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian