- Lucky Widja alias Lucky Element meninggal dunia Minggu malam, 25 Januari 2026, di rumah sakit Halim, Jakarta Timur.
- Penyebab kematian adalah infeksi tuberkulosis yang merusak ginjal, mengharuskan almarhum rutin cuci darah.
- Pemakaman almarhum dilaksanakan Senin, 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut, dimakamkan menumpuk di atas makam ayahnya.
Suara.com - Industri musik Tanah Air kembali dirundung duka dengan meninggalnya Lucky Widja alias Lucky Element.
Lucky meninggal dunia di sebuah rumah sakit di kawasan Halim, Jakarta Timur, pada Minggu, 25 Januari 2026 malam.
Jenazah Lucky Widja diberangkatkan menuju peristirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Senin, 26 Januari 2026.
Proses pemakaman Lucky Element berlangsung haru. Sang ibu tak berhenti menangis, melihat ke liang lahat tempat putranya dimakamkan.
Sementara itu, istri Lucky Element, Aleima Sharuna berusaha tegar. Walaupun sesekali ia terlihat menyeka air mata.
Aleima Sharuna juga memeluk putra semata wayangnya, Alzion Vardhana Wijadiputra dari belakang.
Setelah proses pemakaman, perempuan yang akrab disapa Una ini pun menceritakan kronologis kepergian sang suami.
"Beberapa hari memang sudah enggak enak badan. Lalu pagi ke IGD, langsung masuk ICU. Setelah itu malamnya, pergi (meninggal dunia)," kata Sharuna di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Una menjelaskan secara detail jenis penyakit yang menyerang organ dalam suaminya tersebut hingga kondisinya memburuk.
Baca Juga: Lucky Widja Element Tutup Usia, Ini Rekam Jejak Karier dan Riwayat Penyakit
Lucky Widja mengidap infeksi tuberkulosis yang menyerang ginjal, bukan paru-paru seperti kasus TBC pada umumnya.
Infeksi tersebut mengakibatkan kerusakan permanen pada fungsi ginjal sang vokalis. Kondisi ini berdampak pada kesehatan tubuh satu tahun belakangan.
"Betul. Kena TB Ginjal. Jadi TBC, tapi merusak ginjal, bukan paru-parunya," kata Sharuna menjelaskan.
Dampak dari rusaknya organ vital tersebut membuat Lucky Widja harus bergantung pada bantuan medis secara rutin untuk bertahan hidup.
Selama setahun terakhir, pelantun "Rahasia Hati" ini menjalani prosedur cuci darah demi membersihkan racun di dalam tubuhnya.
"Terus karena ginjalnya rusak, sampai harus cuci darah seminggu dua kali. Sudah setahunan cuci darah," tutur ibu satu anak ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Resmi Nikah di Bali, Janji Suci Penuh Air Mata Bahagia
-
Sosok yang Fotonya jadi Cover MP3 Akhirnya Muncul, Ngaku Malu saat Viral
-
Ini Alasan Lula Lahfah Hapus Tato sebelum Meninggal Dunia
-
Disangkutpautkan dengan Pemilik Whip Pink, DJ Bravy Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
-
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Meninggalnya Lula Lahfah, Hasil Uji Labfor CCTV Jadi Kunci Utama
-
Disindir Netizen tentang Masa Lalu di Tengah Duka, Reza Arap Bertekad Jaga Nama Baik Lula Lahfah
-
Dragon Ball Super Comeback Lewat The Galactic Patrol, Serial Pertama Sejak Wafatnya Akira Toriyama
-
Kesaksian Pilu ART Lula Lahfah: Sempat Mendengar Suara Rintihan Jam 2 Dini Hari
-
Kematian Lula Lahfah Didalami Polisi, Reza Arap Diperiksa Polres Jakarta Selatan Sore Ini