- Spider-Man 3 akan tayang di Trans TV pada Rabu (28/1/2026) pukul 21.00 WIB, menampilkan Tobey Maguire sebagai Peter Parker.
- Film ini memuat tiga konflik utama: Sandman, dendam Harry Osborn, dan munculnya Venom akibat simbiote luar angkasa.
- Meskipun dikritik karena plotnya padat, film termahal saat itu berhasil meraup pendapatan hampir US$900 juta global.
Suara.com - Sebelum Marvel Cinematic Universe (MCU) mendominasi layar lebar, trilogi Spider-Man karya Sam Raimi adalah standar emas perfilman blokbuster.
Namun, seri penutupnya, Spider-Man 3, tetap menjadi salah satu film yang paling banyak diperdebatkan dalam sejarah sinema modern.
Menampilkan kembalinya Tobey Maguire sebagai Peter Parker, film ini mencoba merangkum terlalu banyak narasi dalam satu durasi, sebuah ambisi yang hingga kini masih meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar.
Spider-Man 3 akan tayang di Trans TV pada Rabu (28/1/2026) malam ini pukul 21.00 WIB. Berikut kami sajikan sinopsis lengkapnya.
Dalam Spider-Man 3, Peter Parker (Tobey Maguire) akhirnya merasakan kebahagiaan.
Ia berencana melamar Mary Jane Watson (Kirsten Dunst) dan seluruh New York mencintai sang manusia laba-laba.
Namun, stabilitas ini mulai retak ketika sebuah simbiote hitam dari luar angkasa menempel pada kostumnya, memperkuat kekuatan Peter sekaligus mengeluarkan sisi gelap, arogansi, dan dendamnya.
Peter harus menghadapi tiga ancaman sekaligus.
Pertama, Flint Marko (Thomas Haden Church), seorang narapidana yang berubah menjadi Sandman dan ternyata memiliki kaitan masa lalu dengan kematian Paman Ben.
Baca Juga: A Score to Settle: Kisah Balas Dendam Nicolas Cage yang Penuh Kerentanan, Malam Ini di Trans TV
Kedua, sahabatnya sendiri, Harry Osborn (James Franco), yang mengadopsi identitas New Goblin untuk membalas dendam atas kematian ayahnya.
Terakhir, munculnya Eddie Brock (Topher Grace), fotografer saingan Peter yang nantinya bersatu dengan simbiote hitam untuk menjadi musuh bebuyutan Spider-Man, Venom.
Namun, seri penutup Spider-Man ini dinilai terasa sangat padat dengan hadirnya beberapa tokoh penting dalam cerita.
Meskipun efek visualnya, terutama transformasi Sandman, sangat memukau secara teknis, narasi film ini terasa terbebani oleh banyaknya karakter.
Thomas Haden Church memberikan kedalaman emosional sebagai Sandman, namun kehadiran Venom terasa dipaksakan ke dalam plot.
Sebuah keputusan yang belakangan diketahui merupakan desakan dari pihak studio, bukan keinginan asli Sam Raimi.
Tag
Berita Terkait
-
A Score to Settle: Kisah Balas Dendam Nicolas Cage yang Penuh Kerentanan, Malam Ini di Trans TV
-
Spider-Man 2: saat Peter Parker Berada di Titik Terendah, Malam Ini di Trans TV
-
Lebih dari Sekadar Sekuel, Teman Tegar Maira Bawa Misi Penyelamatan Hutan Papua
-
Spider-Man (2002): Mahakarya Sam Raimi yang Mengubah Wajah Sinema Superhero, Malam Ini di Trans TV
-
Film Thriller Lawas Terbaik Malam Ini di Trans TV: Ini Alasan Copycat (1995) Wajib Ditonton
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tembus 500 Episode, Terungkap Rahasia Kekompakan Pemain 'Asmara Gen Z' di Lokasi Syuting
-
Bintangi Serial 'Samuel', Fadi Alaydrus Ternyata Belum Berani Nonton Episode 2, Ini Alasannya
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia