Suara.com - Duka mendalami tengah dialami warga di Desa Pasirlangu dan Desa Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari telah menghancurkan pemukiman warga dan menyisakan kisah-kisah tragis yang memilukan hati.
Salah satu kisah yang paling menyita perhatian adalah nasib seorang santri bernama Rival, yang harus kehilangan segalanya saat ia tengah menimba ilmu di pesantren.
Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut secara terus-menerus.
Material tanah dan lumpur dari lereng Gunung Burangrang tiba-tiba merosot tajam, menyapu rumah-rumah warga tanpa peringatan.
Saat bencana hebat itu terjadi, Rival sedang tidak berada di rumah karena sedang menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren.
Ketidaktahuannya akan skala bencana membuatnya sangat terpukul saat kembali ke kampung halaman.
Rival menceritakan kebingungannya saat pertama kali mendengar kabar mengenai kondisi di sekitar rumahnya.
Baca Juga: Viral Ibu Pemilik Warung Menangis dan Sungkem ke Gus Miftah, Tuai Pro Kontra
"Ramainya tuh bukan longsong ramainya tuh gunung belah gunung belah, kalau saya tahu longsor mungkin saya bisa ke sini dulu, mungkin bisa ada yang bisa diselamatkan," ucapnya membuat tangisnya pecah.
Kini, Rival harus menerima kenyataan pahit menjadi sebatang kara setelah seluruh anggota keluarganya menjadi korban dalam musikbah tersebut.
Orang tua, adik-adik, hingga penghuni daratan hilang tertimbun material longsor.
Hingga saat ini, jasad baru ibunya yang ditemukan dan telah dikebumikan.
Dia pun masih menunggu Tim SAR untuk bisa menemukan jasad anggota keluarganya yang lain.
Bencana ini tidak hanya menghancurkan keluarga Rival, tetapi juga keluarga besar lainnya di wilayah tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Ibu Pemilik Warung Menangis dan Sungkem ke Gus Miftah, Tuai Pro Kontra
-
Deddy Mulyadi Semprot Sudrajat Penjual Es Gabus karena Ketahuan Bohong soal Biaya Sekolah Anak
-
Guru SD Pamulang Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Netizen Ramaikan Petisi...
-
Oknum Aparat Akhirnya Minta Maaf sambil Cium Tangan Sudrajat Penjual Es Gabus, Direspons Sinis?
-
Netizen Buru Sosok Luna, Perempuan yang Diduga Pemantik Hoaks Es Gabus Spons di Kemayoran
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan