Diperankan dengan penuh kehangatan oleh Yerin Ha, Sophie bukan sekadar Cinderella versi Bridgerton.
Dia tajam, rendah hati, dan memiliki harga diri yang membuat saya langsung berpihak padanya sejak awal.
Menariknya, konflik utama musim ini bukan soal apakah Benedict dan Sophie saling mencintai, melainkan apakah cinta itu punya ruang hidup di tengah jurang kelas sosial.
Benedict mencintai bayangan Lady in Silver, sementara Sophie, yang dia temui sebagai pelayan di bawah kuasa Lady Araminta Gun, harus menelan kenyataan pahit posisinya.
Dramanya pelan, nyaris senyap, tapi justru itu yang membuatnya terasa menyayat hati.
Indah Dilihat, Tapi Tidak Selalu Rapi
Secara visual, Bridgerton Season 4 Part 1 adalah kemunduran sekaligus kemajuan.
Kostum dan pewarnaan kembali terasa sinematik seperti Season 1, saya benar-benar terpukau oleh detail gaun, pencahayaan taman, dan suasana My Cottage yang intim.
Beberapa adegan bahkan terasa seperti lukisan hidup. Namun, saya tidak bisa menutup mata dari masalah editing.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Syuting Film Extraction: Tygo di Tangerang, Pintu Air 10 Bakal Mendunia
Beberapa pilihan shot terasa aneh. Mulai close-up yang terlalu dekat, pengambilan gambar drone yang kehilangan momentum emosional, dan adegan yang seharusnya kuat malah terasa terputus.
Rasanya seperti potensi besar yang tidak sepenuhnya dimanfaatkan. Untungnya, humor Bridgerton masih bekerja dengan sangat baik.
Percakapan Francesca dan Violet soal "pinnacle" alias klimaks benar-benar membuat saya tertawa terbahak.
Beberapa karakter seperti Queen Charlotte, Violet Bridgerton dan Lady Danbury sekali lagi menjadi penopang emosi dan ritme cerita.
Cerita Masih Setengah, Tapi Cukup Menjanjikan
Di sinilah Part 1 terasa paling problematik sekaligus menjanjikan. Pacing-nya memang lebih rapi dibanding Season 3, tetapi masih belum sepenuhnya seimbang.
Beberapa adegan terlalu panjang, sementara subplot lain terasa sekadar lewat tanpa ruang bernapas.
Ada rasa kosong, seolah dunia Bridgerton sedikit kehilangan keramaiannya karena banyak karakter absen.
Namun sebagai pembaca buku, saya justru lega melihat Benedict tetap setia pada jati dirinya, pria bebas, kikuk, dan tidak dipoles menjadi Prince Charming instan.
Hubungannya dengan Sophie terasa organik, bahkan ketika percikan cinta mereka belum sepenuhnya meledak.
Ada kerinduan yang ditahan, dan itu membuat saya ingin terus menonton, bagaimana mereka akan menghidupkan momen-momen mendebarkan dalam novel.
Chemistry Luke Thompson dan Yerin Ha secara mengejutkan sangat menyenangkan untuk ditonton.
Saya menunggu Part 2 yang dirilis 26 Februari nanti dengan harapan besar. Semoga konflik kelas, cinta terlarang, dan identitas diri ini benar-benar diberi penutup yang pantas.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
-
Review Send Help: Ketika Bos Berkuasa Dipaksa Tunduk di Alam Liar, Sadis tapi Menghibur
-
Perjalanan Cinta Benedict Bridgerton sebelum Bertemu Sophie Baek di Season 4
-
Sinopsis Finding Her Edge, Serial Remaja tentang Ambisi, Cinta, dan Dunia Seluncur Es
-
Sejarah Manchester United Siap Diangkat Jadi Serial Drama, Keuntungannya Ditaksir Jutaan Pound
-
Sinopsis Steal, Sophie Turner Terjebak dalam Aksi Perampokan Besar yang Menegangkan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"
-
Surabaya Masuk Peta Tur Asia Hillsong Worship 2026, Konser Digelar September
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
Menuju Panggung M Bloc: Jakarta Indiesphere 2026 Cari Permata Baru di Skena Musik Independen
-
Jennifer Coppen Punya Bisnis Apa Saja? Viral Bagi-Bagi Souvenir Pernikahan Mewah
-
Habis Berapa Miliar? Intip Isi Souvenir Mewah Pernikahan Jennifer Coppen
-
Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu
-
Beda Silsilah Keluarga Jennifer Coppen dan Justin Hubner yang Sah Menikah