- Kuasa hukum Ressa Rizky Rossano menyoroti pembelaan buta Irfan Hakim dan Iis Dahlia terhadap Denada terkait kasus dugaan penelantaran anak.
- Ressa diklaim mengalami tekanan psikis dari rekan artis Denada dalam acara di Mampang, Jakarta Selatan, pada 31 Januari 2026.
- Tim kuasa hukum menantang Denada hadir langsung untuk menyelesaikan masalah penelantaran yang diklaim Ressa selama 24 tahun.
Suara.com - Pihak Ressa Rizky Rossano akhirnya angkat bicara merespons sikap sejumlah rekan artis Denada yang dinilai terlalu ikut campur dalam kasus dugaan penelantaran anak.
Kuasa hukum Ressa, Andika Meigista dan Ronal Armada, memberikan teguran keras kepada Irfan Hakim dan Iis Dahlia yang dianggap memberikan pembelaan buta terhadap pihak Tergugat.
Ketegangan ini memuncak saat Ressa mengaku sempat "diteror" secara psikis oleh rekan-rekan Denada dalam sebuah acara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Ressa dituding menjadi penyebab sang penyanyi kini diboikot oleh stasiun televisi.
"Tadi itu Ressa sempat dikerubungi dan diteror secara psikis, seakan-akan dia yang bersalah sehingga Denada itu tidak mendapatkan pekerjaan karena di-boikot. Itu makanya saya geram. Terutama buat Iis Dahlia, dia memojokkan Ressa seakan-akan gara-gara dia, temannya tidak dapat pekerjaan," tegas Andika Meigista pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Andika meminta agar para pesohor tersebut lebih jernih melihat persoalan sebelum melontarkan komentar yang menyudutkan korban.
Dia secara khusus menyinggung Irfan Hakim yang sebelumnya mempertanyakan motif kemunculan Ressa di publik.
"Bang Irfan itu saya lihat orang yang beradab, akan tetapi dalam konteks ini, jangan karena temannya, dia melakukan pembelaan. Kalau temannya salah, katakan yang salah. Jadi buat Bang Irfan Hakim dan Iis Dahlia, tolonglah agak sedikit adil jangan ikut campur kalau tidak tahu asbabun nuzul (asal-usul) persoalan ini," lanjut Andika.
Persoalan ini bermula dari pengakuan Ressa yang merasa ditelantarkan selama 24 tahun tanpa nafkah dan kasih sayang.
Pihak kuasa hukum membeberkan bukti kuat berupa akta kelahiran Ressa yang tidak mencantumkan nama Denada, melainkan nama sang kakek, Didurosa Noerhansah.
Baca Juga: Irfan Hakim Klarifikasi Usai Diserang Gegara Diduga Bela Denada yang Tak Akui Ressa Anak Kandung
Ronal Armada juga menyoroti kejanggalan hubungan ibu dan anak ini.
"Kalau memang ada komunikasi kasih sayang, mana mungkin Ressa ini memanggil beliau dengan sebutan 'Mbak'? Kenapa pula Ressa ini diantarkan ke Banyuwangi (saat kecil)?" tanya Ronal.
Menanggapi tudingan pihak Denada yang menyebut adanya eksploitasi anak, tim hukum Ressa memberikan jawaban menohok.
"Eksploitasi anak itu berarti ada subjek yang dilindungi UU Perlindungan Anak. Ressa ini sudah dewasa! Jangan sampai pengakuan itu hanya sebagai mekanisme pertahanan terhadap gugatan kita," ucap Andika.
Meski merasa tertekan oleh lingkungan pertemanan sang ibu, Ressa yang kini berusia 24 tahun tersebut mengaku tetap membuka pintu maaf.
Dia sempat menunjukkan pesan singkat dari Denada yang baru dikirimkan setelah gugatan masuk.
"Heeh, apapun yang terjadi, Always Love You," ungkap Ressa menirukan isi pesan tersebut.
Kini, pihak Ressa menantang Denada untuk muncul ke publik secara langsung ketimbang bersembunyi di balik pembelaan rekan-rekan artisnya.
"Ayo kita berbicara muka per muka, formulasikan gimana solusinya," pungkas tim hukum.
Tag
Berita Terkait
-
Akhirnya Mengaku! 5 Fakta Terbaru Kasus Denada dan Ressa Rizky Rossano
-
Ressa Anak Denada Debut Jadi Model di Fashion Show Shella Shaukia, Banjir Dukungan Artis
-
Irfan Hakim Pegang Kartu AS Denada Soal Ressa, Ogah Bocorkan Demi Netralitas
-
Ressa Minta Pengakuan Sebagai Anak Kandung Harus dari Mulut Denada Sendiri
-
Tessa Mariska Sebut Ayah Kandung Ressa Anak Denada Seorang Rapper, Siapa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan