Entertainment / Film
Selasa, 03 Februari 2026 | 19:15 WIB
Gala Premiere film Ahlan Singapore di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, 2 Februari 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Kiesha Alvaro harus menguasai aksen Singlish, sementara Rebecca Klopper harus tampil berhijab dan mengubah intonasi suara menjadi lebih dewasa.
  • Para pemain merasakan perbedaan budaya kerja di Singapura yang sangat disiplin, cepat (sat-set), dan tepat waktu dibandingkan di Indonesia.
  • Meski menghadapi kesulitan teknis, para pemeran merasa puas dan terinspirasi oleh hasil akhir film serta karakter yang mereka bawakan.

Suara.com - MD Pictures kembali menyuguhkan drama romantis lintas negara lewat film Ahlan Singapore.

Berkolaborasi dengan Singapore Tourism Board (STB), film garapan sutradara Indra Gunawan ini menggelar Gala Premiere di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 2 Februari 2026.

Film yang dijadwalkan tayang serentak pada Kamis, 5 Februari 2026 ini mengisahkan Aisyah (Rebecca Klopper), mahasiswi S2 Marine Biology yang merantau ke Singapura. Di sana, dia terjebak dalam dinamika cinta segitiga serta pencarian jati diri.

Dalam sesi wawancara, para pemain utama mengungkapkan kepuasan mereka terhadap hasil akhir film ini, terutama terkait pendekatan karakter yang cukup menantang.

Transformasi Kiesha Alvaro Jadi Warga Lokal

Kiesha Alvaro, yang memerankan Liam, seorang pemuda lokal Singapura, mengaku sempat merasa insecure dengan penampilannya. Namun, setelah melihat hasil akhirnya, putra Pasha Ungu ini merasa lega.

“Aku pastinya puas lah, enggak ada penyesalan sama sekali. Karena kan kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Tadi pas lihat hasilnya, senang banget. Tadi aku juga bilang sama Pak Indra (sutradara), ‘Aduh, saya enggak nyangka saya begitu’. Ternyata saya cukup senang sama hasil kinerja saya,” ungkap Kiesha.

Tantangan terbesar Kiesha adalah menguasai aksen bahasa Inggris khas Singapura atau Singlish.

Dia mengaku belajar intensif selama proses reading sekitar tiga minggu, dibantu oleh rekan mainnya, Dwynna Win, yang pernah tinggal di Singapura.

Baca Juga: Deretan Film yang Tayang di Bioskop Februari 2026, Sajikan Horor Mencekam Hingga Drama Isu Sosial

“Kiesha ini sulit banget! Enggak, enggak (bercanda). Dia orangnya sangat amat rajin sih. Bahkan di hari-hari di luar syuting, dia tetep nge-WA ‘Gimana Dwynna?’, terus dia kirim voice note. Kiesha berubah banget, tapi aku happy banget,” puji Dwynna Win yang memerankan karakter Vanessa.

Rebecca Klopper dan Tantangan Berhijab

Sementara itu, Rebecca Klopper menghadapi tantangan berbeda dalam memerankan Aisyah. Aktris kelahiran 2001 ini harus tampil mengenakan hijab sepanjang film dan mengubah intonasi suaranya agar terdengar lebih dewasa.

“Kesulitannya pasti ada ya. Semua karakter kan beda dari kita sehari-hari. Mungkin kesulitannya dalam berhijab, terus juga aku agak sedikit tua-tuain suara aku. Itu kebiasaan yang sulit dirubah sih,” jelas Rebecca.

Dia juga sempat merasa khawatir akan typecasting peran, namun akhirnya melihat sisi positif dari karakter Aisyah yang inspiratif.

“Aisyah itu salah satu karakter yang aku mainin yang aku benar-benar kagumin. Spiritual level jauh di atas aku, pintar juga jauh di atas aku. Dia tuh S2 lho. Jadi aku ngerasa, kalau dia aja bisa, kenapa aku enggak bisa kuliah sambil kerja? Aku jadi lebih ambis semenjak memerankan Aisyah,” tambahnya.

Load More