- Prilly Latuconsina menyampaikan permohonan maaf terbuka pada 3 Februari 2026 atas kontroversi fitur "Open to Work" di LinkedIn miliknya.
- Aktris tersebut mengklarifikasi bahwa niat fitur itu adalah pengembangan diri, bukan merebut kesempatan kerja orang lain.
- Akun LinkedIn Prilly sempat tidak dapat diakses karena lonjakan aktivitas tinggi, bukan karena sengaja dihapus untuk menghindari kritik.
Suara.com - Aktris sekaligus pengusaha muda, Prilly Latuconsina, akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai aksi pasang fitur "Open to Work" di LinkedIn miliknya memicu kontroversi.
Langkah yang awalnya dipuji sebagai bentuk kerendahan hati untuk belajar hal baru itu justru berakhir dengan kritik tajam setelah terungkap sebagai gimmick marketing.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 3 Februari 2026, perempuan 29 tahun ini memberikan klarifikasi terkait kegaduhan yang terjadi di jagat maya.
Dengan ekspresi serius, kekasih Omara Esteghlal ini mengakui bahwa situasi tersebut telah menimbulkan beragam reaksi negatif di masyarakat.
"Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," kata Prilly Latuconsina dalam videonya.
Bantahan Tidak Empati
Menjawab tudingan tidak empati alias tone deaf, aktris peraih berbagai penghargaan ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat buruk. Dia meminta maaf secara tulus atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kampanye tersebut.
"Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang saat ini," tegasnya.
Prilly menyadari adanya kesenjangan antara posisi hidupnya dengan masyarakat luas, yang membuat kampanye tersebut terasa menyakitkan bagi sebagian pihak.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Mendadak Mundur dari Sinemaku Pictures, Ada Apa?
"Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang, dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tambah bintang film Budi Pekerti tersebut.
Alasan Penggunaan Fitur dan Kendala Teknis
Mengenai tujuannya mengaktifkan fitur pencarian kerja tersebut, Prilly berdalih ingin memperluas jejaring di luar industri hiburan.
Sang aktris mengklaim hal itu dilakukan demi proses pengembangan diri dan kolaborasi lintas industri, bukan untuk merampas jatah pekerjaan orang lain.
"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," jelasnya.
Selain itu, dia juga mengklarifikasi perihal akun LinkedIn-nya yang sempat hilang secara misterius di tengah puncak kritik.
Berita Terkait
-
Dituding Gimik, Prilly Latuconsina Tak Kapok Pamer 'Kerjaan' Baru
-
Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial
-
Prilly Latuconsina Kerja Sebagai Sales di Mal Bekasi per Hari Ini
-
Rutinitas Baru Prilly Usai Putuskan Open To Work, Jauh dari Dunia Keartisan
-
Keluar dari Zona Nyaman, Prilly Latuconsina Ingin Kerja Jadi Sales
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV