Suara.com - Aktris sekaligus pengusaha Prilly Latuconsina menjadi sorotan publik setelah mengaktifkan status "Open to Work" di akun LinkedIn pribadinya akhir Januari 2026.
Melalui unggahan dan wawancara, Prilly menegaskan bahwa langkah tersebut tidak dilatarbelakangi krisis pekerjaan atau sepinya tawaran di industri hiburan.
Bintang film Budi Pekerti ini menjelaskan keputusan itu diambil usai mundur dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang dia dirikan bersama Umay Shahab.
Prilly mengaku ingin menantang dirinya mempelajari dunia kerja di sektor berbeda, termasuk retail sales, store promoter, hingga field sales.
Setelah lencana hijau Open to Work terpasang, akun LinkedIn Prilly langsung dibanjiri sekitar 30.000 permintaan koneksi dari berbagai kalangan profesional.
Tak hanya koneksi, Prilly juga menerima beragam tawaran kerja konkret dari perusahaan, organisasi, hingga brand ternama lintas industri.
Beberapa tawaran yang diterimanya antara lain posisi reporter di media nasional serta ajakan kolaborasi dari komunitas peduli lingkungan.
Aksi ini kemudian diperkuat dengan langkah nyata ketika Prilly mulai bekerja sebagai offline sales di Summarecon Mall Bekasi.
Pekerjaan part-time tersebut mulai dia jalani pada 30 Januari 2026 dengan komitmen melakukan riset pasar dan mempelajari produk secara mendalam.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Kerja Sebagai Sales di Mal Bekasi per Hari Ini
Prilly bahkan menyatakan ingin merasakan langsung rutinitas pekerja kantoran, termasuk menjajal naik KRL pada jam sibuk Jakarta.
Namun di media sosial, langkah tersebut justru memicu kritik tajam yang menuding aksi Prilly hanya gimik promosi brand pasta gigi.
"Menurut pendapatku, Prilly gimiknya nggak peka sosial," tulis akun @callmejanee__ yang komentarnya ramai disorot warganet.
Warganet lain menilai Prilly kebablasan bereksperimen sosial karena memiliki privilese finansial yang jauh dari realita mayoritas pekerja.
"Aku setuju, ini kebablasan dan sangat disayangkan, karena kondisi sosial sekarang sedang sensitif," tulis komentar warganet lainnya.
Bagi banyak orang, lencana Open to Work melambangkan kecemasan ekonomi, perjuangan hidup, serta ketidakpastian masa depan karier.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Gelap Syuting Sinetron, Bisa Bikin Peran Dimatikan
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'
-
Kartini Masa Kini: Aksi Nyata Prilly Untuk Lingkungan Berkelanjutan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis