- Prilly Latuconsina menyampaikan permohonan maaf terbuka pada 3 Februari 2026 atas kontroversi fitur "Open to Work" di LinkedIn miliknya.
- Aktris tersebut mengklarifikasi bahwa niat fitur itu adalah pengembangan diri, bukan merebut kesempatan kerja orang lain.
- Akun LinkedIn Prilly sempat tidak dapat diakses karena lonjakan aktivitas tinggi, bukan karena sengaja dihapus untuk menghindari kritik.
Banyak pihak menduga akun tersebut sengaja dihapus untuk menghindari komentar miring, namun Prilly membantahnya.
"Hal tersebut di luar kendaliku. Karena saat itu akun LinkedIn-ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan," imbuhnya.
Meski telah meminta maaf, pantauan di media sosial menunjukkan bahwa opini publik masih terbelah.
Sebagian mengapresiasi keberaniannya meminta maaf, sementara sebagian lainnya tetap menganggap skema pemasaran tersebut melampaui batas sensitivitas sosial di tengah lesunya kondisi lapangan kerja saat ini.
Sebagai informasi, persoalan ini bermula pada 25 Januari 2026, ketika Prilly memasang lencana hijau "Open to Work" di profil LinkedIn-nya. Momen ini bertepatan dengan pengumuman mundurnya dia dari Sinemaku Pictures.
Kala itu, publik dibuat kagum karena sang aktris mengaku ingin keluar dari zona nyaman dan melamar pekerjaan sebagai offline sales.
Respons publik sangat masif. Akun LinkedIn-nya dibanjiri lebih dari 30.000 permintaan koneksi dalam waktu singkat.
Namun, kekaguman itu berubah menjadi kemarahan saat Prilly terlihat melakukan aksi promosi sebagai tenaga penjual untuk sebuah merek pasta gigi di sebuah pusat perbelanjaan di Bekasi pada 30 Januari 2026.
Warganet merasa "kena prank" dan menuding tindakan tersebut sebagai gimmick yang tone-deaf.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Mendadak Mundur dari Sinemaku Pictures, Ada Apa?
Kritik pedas mengalir karena status "Open to Work" dianggap sebagai simbol perjuangan bagi banyak orang yang sedang kesulitan mencari kerja atau menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).
Mempermainkan fitur tersebut untuk kepentingan iklan dinilai telah mencederai empati publik.
Berita Terkait
-
Dituding Gimik, Prilly Latuconsina Tak Kapok Pamer 'Kerjaan' Baru
-
Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial
-
Prilly Latuconsina Kerja Sebagai Sales di Mal Bekasi per Hari Ini
-
Rutinitas Baru Prilly Usai Putuskan Open To Work, Jauh dari Dunia Keartisan
-
Keluar dari Zona Nyaman, Prilly Latuconsina Ingin Kerja Jadi Sales
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV