- Film kriminal Heat (1995) mempertemukan aktor legendaris Robert De Niro dan Al Pacino dalam satu layar lebar.
- Disutradarai Michael Mann, film ini fokus pada konfrontasi antara pencuri profesional dan detektif LAPD di Los Angeles.
- Realisme teknis, terutama adegan baku tembak dan dialog intens, menjadikan film ini standar genre perampokan.
Suara.com - Dalam sejarah sinema, jarang sekali ada sebuah film yang mampu memikul beban ekspektasi sebesar Heat.
Dirilis pada tahun 1995, film ini bukan sekadar drama kriminal biasa; ini adalah panggung bagi pertemuan pertama dua aktor terbesar dari generasinya, Robert De Niro dan Al Pacino, dalam satu bingkai layar yang sama.
Heat bukan hanya sebagai film, melainkan sebuah standar emas bagi genre heist (perampokan) yang belum tertandingi hingga hari ini.
Heat akan tayang pada Sabtu (7/2/2026) malam ini pukul 23.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajikan review-nya.
Disutradarai dengan ketelitian obsesif oleh Michael Mann, Heat mengisahkan tentang Neil McCauley (Robert De Niro), seorang pencuri profesional yang dingin dan disiplin.
Dia hidup dengan kode etik ketat: "Jangan pernah membiarkan dirimu terikat pada apa pun yang tidak bisa kamu tinggalkan dalam 30 detik jika kamu merasakan panasnya (kejaran polisi) di tikungan."
Di sisi lain, ada Letnan Vincent Hanna (Al Pacino), seorang detektif pembunuhan di LAPD yang hidupnya berantakan karena dedikasinya yang berlebihan pada pekerjaan. Hanna adalah sosok yang sama obsesifnya dengan McCauley.
Narasi film ini bukan sekadar tentang perampokan bank besar-besaran di pusat kota Los Angeles, melainkan tentang dua pria yang, meskipun berada di sisi hukum yang berbeda, menyadari bahwa mereka memiliki lebih banyak kesamaan satu sama lain daripada dengan orang-orang di sekitar mereka.
Salah satu aspek yang membuat Heat tetap relevan adalah komitmen Michael Mann terhadap realisme.
Baca Juga: Hard to Kill: Steven Seagal Bangkit dari Kubur untuk Balas Dendam, Malam Ini di Trans TV
Adegan baku tembak di jalanan setelah perampokan bank sering disebut sebagai salah satu urutan aksi terbaik dalam sejarah film.
Mann menolak menggunakan efek suara studio untuk senjata; ia menggunakan audio asli yang direkam di lokasi di antara gedung-gedung tinggi Los Angeles, menciptakan gema tembakan yang memekakkan telinga dan memberikan rasa urgensi yang mengerikan.
Namun, jantung dari film ini bukanlah ledakan, melainkan adegan di sebuah kedai kopi (diner scene).
Untuk pertama kalinya, penonton melihat De Niro dan Pacino duduk berhadapan.
Tanpa musik latar, hanya dialog tajam dan tatapan mata, adegan ini menjadi studi karakter yang luar biasa.
Film ini menunjukkan bahwa kedua pria ini sebenarnya "saling mengagumi teknik masing-masing," menciptakan rasa hormat yang tragis di tengah persaingan maut.
Berita Terkait
-
Hard to Kill: Steven Seagal Bangkit dari Kubur untuk Balas Dendam, Malam Ini di Trans TV
-
Keluarga yang Tak Dirindukan: Potret Pahit Generasi Sandwich di Netflix
-
American Assassin: Kisah Asal-usul Agen CIA yang Dihantui Tragedi, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis The Devil Wears Prada 2: Kembalinya Drama di Balik Dunia Mode Glamor
-
Line of Duty: Aksi Real-Time Aaron Eckhart yang Menegangkan, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Hard to Kill: Steven Seagal Bangkit dari Kubur untuk Balas Dendam, Malam Ini di Trans TV
-
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Segera Punya Momongan, Ahmad Dhani Kasih Bocoran Nama Cucu Pertama
-
Misteri Keanu AGL Cs malah Ucapkan Terima Kasih ke Mantan Pacar Lula Lahfah, Bukan Reza Arap
-
Lisa BLACKPINK Bintangi Film Rom-Com Netflix, Siapa Aktor Lawan Mainnya?
-
Pamer Baby Bump, Chelsea Islan Umumkan Hamil Anak Pertama di Ultah Suami
-
Pandji Pragiwaksono: Wapres Gibran Contoh yang Benar dalam Menanggapi Jokes
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama